Arsul-Sani
Arsul Sani. (foto: detik/Tsarina Maharani)

harianpijar.com, JAKARTA – Pihak kepolisian memanggil pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab untuk dimintai keterangan terkait kerumunan yang terjadi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat hingga Megamendung, Bogor.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP, Arsul Sani, berharap Habib Rizieq dapat memenuhi panggilan tersebut.

“Tentu kita berharap juga Habib Rizieq sebagai warga negara itu juga memenuhi kewajiban hukumnya sebagai warga negara dengan memenuhi panggilan itu ya,” ujar Arsul Sani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, 30 November 2020.

BERITA PILIHAN SPONSOR

Arsul Sani meminta pendukung Habib Rizieq agar menyikapi pemanggilan polisi sebagai hal yang biasa. Pasalnya, kata dia, sistem hukum di Indonesia menganut asas praduga tak bersalah.

Baca juga:   Arsul Sani: Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin Terbuka Tambah Kursi Pimpinan MPR

“Kita minta juga yang mendukung Habib Rizieq untuk menyikapi hal ini sebagai biasa,” kata Arsul Sani.

“Orang yang dipanggil penegak hukum belum tentu bersalah, apalagi sistem hukum kita menganut asas praduga tak bersalah, presumption of innocent,” imbuhnya.

Selain itu, Arsul Sani juga meminta aparat penegak hukum untuk melaksanakan kewenangannya secara tepat. Dirinya berharap agar polisi tidak menciptakan ruang yang dapat memicu kontroversi publik terkait pemeriksaan Habib Rizieq.

“Kita ingatkan juga penegak hukum tidak menciptakan ruang publik untuk kemudian menciptakan kontroversi baru kemudian menggunakan kewenangan secara tidak pas, secara tidak tepat, terutama terhadap yang bagaimana punya-punya pengikut, terlepas suka tidak suka ya,” ujar Arsul Sani yang juga Sekjen PPP ini.

Baca juga:   Rabu, Polda Metro Jaya Akan Periksa Sri Bintang Pamungkas Soal 'Penjatuhan Jokowi'

Sebelumnya, polisi melakukan pemanggilan terhadap Habib Rizieq untuk dimintai keterangan terkait kerumunan. Pemanggilan dijadwalkan pada Selasa pekan ini.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengantarkan surat panggilan kepada Habib Rizieq langsung ke kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Namun surat panggilan tidak diterima langsung oleh Habib Rizieq.

“Tadi penyidik ke rumah HRS untuk kirim surat panggilan kepada yang bersangkutan, tetapi yang bersangkutan tidak ada di rumahnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada detik, Minggu, 29 November 2020. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar