Habib-Rizieq
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. (foto: detik/Pradita Utama)

harianpijar.com, BOGOR – Pihak kepolisian mengatakan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab meninggalkan RS UMMI Bogor lewat pintu belakang. Dirut RS UMMI Bogor Andi Tatat mangaku pihaknya selalu berkoordinasi dengan Pemkot Bogor terkait penanganan Habib Rizieq.

Andi Tatat mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya sebelum Habib Rizieq memutuskan untuk pulang.

“Pertanyaan terkait dengan kenapa beliau (Habib Rizieq) lewat belakang. Dari awal beliau selalu koordinasi dengan kami. Bahkan, sebelum kepulangan beliau, kami juga langsung koordinasi dengan Pak Wali Kota untuk menyampaikan terkait dengan akan pulangnya beliau,” ujar Andi Tatat saat konferensi pers di kantor Wali Kota Bogor, Minggu, 29 November 2020, seperti dilansir dari detik.

Hanya saja, dikatakan Andi Tatat, pihaknya tidak bisa bertemu Wali Kota Bogor karena situasi yang tidak memungkinkan. Namun dirinya menyatakan proses kepulangan Habib Rizieq berjalan dengan baik.

Baca juga:   Dituding Habib Rizieq Tak Paham Esensi Pancasila, Begini Respons BPIP

“Tapi karena pada situasi saat itu belum memungkinkan untuk ketemu langsung dengan Pak Wali Kota, sehingga pada proses sampai beliau membuat surat permintaan pulang dari keluarga dan semuanya berjalan dengan baik,” jelasnya.

Andi Tatat lalu menanggapi perihal kepulangan Habib Rizieq yang disebut melalui pintu belakang. Menurutnya, hal itu terkait dengan kenyamanan saja.

Baca juga:   Terkait Pelarangan, FPI Segera Diskusi dengan HRS

“Terkait dengan lewat belakang tersebut, tentunya lebih kepada tingkat kenyamanan saja untuk melakukan proses pulang,” kata Andi Tatat.

Sebelumnya, Habib Rizieq diketahui meninggalkan RS UMMI Bogor semalam. Pihak kepolisian membenarkan hal tersebut.

“Hasil koorkom (koordinasi komunikasi) dengan sekuriti RS UMMI atas nama Saudara Edy Setiawan bahwa Saudara MRS (Muhammad Rizieq Syihab) telah meninggalkan RS UMMI (kemarin) sekitar pukul 20.50 WIB melalui pintu belakang, diduga melalui gudang obat RS UMMI,” ungkap Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser melalui Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar dalam keterangannya, Minggu, 29 November 2020. (msy/det)

BERITA PILIHAN

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar