Dianggap Menghalang-halangi, Dirut RS UMMI Bogor Dilaporkan ke Polisi

Andi-Tatat
Direktur Utama RS UMMI Bogor Andi Tatat. (foto: detik/Sachril)

harianpijar.com, JAKARTA – Satgas COVID-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama RS UMMI Bogor Andi Tatat ke polisi. Laporan itu dilakukan karena Dirut RS UMMI dkk dinilai menghalang-halangi upaya satgas untuk melakukan swab test terhadap Habib Rizieq Syihab yang dirawat di rumah sakit tersebut.

“Benar,” ujar Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser kepada detik, Sabtu, 28 November 2020.

Baca juga:   Kuasa Hukum FPI Pertanyakan Dasar Pemanggilan Klarifikasi Habib Rizieq

Laporan polisi itu terdaftar dengan nomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar mengatakan pelapornya adalah Satgas COVID-19 Kota Bogor.

“Kalau dalam laporannya kan menghalang-halangi upaya untuk melakukan swab test,” sebutnya.

Saat ditanya apakah yang dimaksud menghalangi swab test terhadap Habib Rizieq, Rachmat Gumilar membenarkan hal tersebut.

Baca juga:   Pangdam Jaya Prihatin Ada Habib Bahasa dan Ucapannya Kotor, FPI: Yang Kotor Siapa?

Menurutnya, pihak Polresta Bogor saat ini sudah menerima laporan tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti pelaporan itu.

“Langkahnya sementara ini, sudah menerima laporan tentunya ya, dari pihak Reskrim sedang menyiapkan administrasi untuk penyelidikan, yang nanti akan memeriksa, memanggil para pihak-pihak terkait,” kata Rachmat Gumilar. (msy/det)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini