Ahmad-Riza-Patria
Ahmad Riza Patria. (foto: detik/Ilham)

harianpijar.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengevaluasi acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, yang menimbulkan kerumunan. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa keberhasilan peringatan Maulid Nabi tidak diukur dari jumlah jemaah yang hadir.

“Justru saya sering sampaikan, keberhasilan kita melaksanakan maulid tidak diukur dari banyaknya jumlah peserta jemaah yang hadir, tapi diukur sejauh mana kita semua, warga, jemaah bisa meneladani Rasulullah. Rasul itu orang yang sangat bersih, yang sangat sehat, menjaga kesehatan,” kata Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 18 November 2020.

Ahmad Riza Patria menjelaskan berdasarkan aturan PSBB, kegiatan yang ada tamu atau pengunjung yang hadir hanya boleh 50 persen dari kapasitas. Dirinya juga meminta kepada panitia untuk menyediakan pendukung protokol kesehatan seperti alat pengukur suhu, tempat cuci tangan atau hand sanitizer dan pembatas untuk jaga jarak.

Baca juga:   Jokowi Pertimbangkan Perppu UU KPK, Gerindra: Kalau Banyak Tekanan, Presiden Pasti Berubah

“Ya kalau ketentuannya kan sudah diatur bahwa kegiatan-kegiatan itu tidak boleh lebih dari 50 persen (kapasitas), menggunakan masker, harus ada pengecekan suhu, thermo gun. Kemudian ada kelengkapan pendukung, seperti wastafel, atau hand sanitizer dan lain-lain, jaga jarak, ada pembatas, sebagainya. Jadi semua harus diatur,” jelas Ahmad Riza Patria.

“Jadi ke depan kami minta kegiatan-kegiatan Maulid Nabi, mari mengikuti protokol kesehatan,” tambahnya.

Untuk itu, Ahmad Riza Patria pun berharap peringatan Maulid Nabi di kawasan kediaman Habib Rizieq Syihab jadi pembelajaran. Dirinya juga mengingatkan penyelenggaraan Maulid Nabi juga bisa dilakukan secara virtual yang tidak mengurangi makna dan tujuan peringatan.

Baca juga:   Operasi Lilin 2016, Panglima TNI Perintahkan Tangkap Pelaku Sweeping

“Ke depan mudah-mudahan peristiwa kemarin memberikan pelajaran bagi kita semua bahwa kegiatan maulid tidak mesti harus dihadiri dengan sebanyak-banyaknya, bisa dilakukan dengan virtual, tidak mengurangi arti dan makna daripada maulid,” ujar Ahmad Riza Patria yang juga elite Partai Gerindra itu.

Seperti diketahui, pada Sabtu, 14 November 2020, FPI menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan. Dalam acara tersebut, juga turut dilangsungkan acara pernikahan putri keempat Habib Rizieq, Syarifah Najwa Syihab dengan Sayid Irfan Alaidrus.

Sehari sebelumnya, Jumat, 13 November 2020, Habib Rizieq juga menghadiri acara Maulid Nabi di Tebet, Jakarta Selatan. Sejumlah massa juga berkumpul sehingga menimbulkan kerumunan. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar