Adi-Kurnia-Setiadi
Adi Kurnia Setiadi. (foto: dok. Istimewa)

harianpijar.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin agar sepeda menjadi alat transportasi. Mengomentari hal itu, Partai Gerindra DKI Jakarta menyebut ketersediaan jalur sepeda di Jakarta masih belum cukup.

“Kalau masalah kurang, kita tidak tutup mata. Jalur sepeda hanya ada tertentu, belum cukup. Contoh yang ada di Jaksel (Jakarta Selatan) dan Pusat. Jaktim (Jakarta Timur) cuma Rawamangun. Itu pun masih berbenturan dengan motor dan mobil yang masih berhenti di jalur sepeda itu,” ujar Wakil Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi saat dihubungi, Kamis, 5 November 2020.

Pemprov DKI Jakarta diketahui telah membangun jalur sepeda sepanjang 63 km di tahun 2019. Anies Baswedan sempat mentargetkan jalur sepeda pada 2020 menjadi 200 km. Namun, belum ada informasi soal kelanjutan proyek tersebut setelah adanya pandemi virus Corona atau COVID-19 sejak Maret.

Baca juga:   Pemprov DKI Tunda Kegiatan Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman

Jalur sepeda juga kerap dilanggar oleh pengendara lain. Sehingga membuat pesepeda tidak nyaman saat berkendara.

“Kita tahu jalur sepeda sudah dibuat, tapi kesadaran masyarakat juga perlu ditumbuh agar tidak dipakai kendaraan roda dua. Bila perlu, ada petugas yang benar-benar jalankan sanksi, tegakkan, sehingga pengguna sepeda merasa nyaman,” kata Adi Kurnia Setiadi.

Selain itu, fasilitas parkir sepeda dirasa masih kurang di halte-halte bus TransJakarta. Adi Kurnia Setiadi mendorong agar pemerintah DKI Jakarta menambah fasilitas parkir untuk sepeda di halte-halte.

“Jalur sepeda juga belum semua terintegrasi dengan busway. Shalter (bus) masih kekurangan, belum ada tempat parkir pesepeda yang aman dan nyaman,” ucapnya.

Baca juga:   Beralih Dukung Ahok-Djarot, Gerindra Sebut Pengurus Duren Sawit Sudah Bukan Kader

Meski masih terdapat kekurangan, Adi Kurnia Setiadi mendukung keinginan Anies Baswedan. Menurutnya, saat ini mulai banyak masyarakat yang menggunakan sepeda dalam beraktifitas.

“Saya lihat, komunitas sepeda banyak. Antusias masyarakat bersepeda ini meningkat. Selain praktis juga murah, dan kami dorong agar masyarakat membudayakan bersepeda,” kata Adi Kurnia Setiadi.

Sebelumnya, Anies Baswedan menjelaskan selama ini sepeda banyak dipandang sebagai alat olahraga. Pandangan itu, kata dia, harus diubah, di mana sepeda harus dipandang sebagai alat transportasi.

“Selama ini mayoritas memandang sepeda sebagai alat olahraga, sport, harus diubah jadi transport. Nah ini yang sedang kita kerjakan, dengan adanya infrastruktur itu harapannya pengemudi sepeda merasa lebih nyaman kalau ada di jalan menggunakan sepeda-sepeda transport,” ujar Anies Baswedan. (msy/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar