Ahmad-Sahroni
Ahmad Sahroni. (foto: Dok/Man)

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menilai aksi sweeping produk Prancis justru merugikan pedagang di Indonesia. Aksi itu disebut tidak akan berdampak pada Prancis.

“Sweeping ini nggak ada dampak sama sekali buat Prancis, malah merugikan pedagang yang sesama orang Indonesia,” ujar Ahmad Sahroni kepada awak media, Kamis, 5 November 2020.

Ahmad Sahroni pun meminta pihak kepolisian turun tangan mencegah agar aksi serupa terjadi lagi. Menurutnya, polisi harus menindak tegas masyarakat yang melakukan aksi sweeping tersebut.

“Polisi harus cegah dan tindak tegas oknum-oknum yang berbuat. Nggak ada hubungannya protes terhadap Macron dengan merusak barang jualannya pedagang di Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Sahroni juga meminta masyarakat untuk tidak bertindak gegabah. Menurutnya, aksi sweeping produk Prancis merupakan tindakan yang salah kaprah.

Baca juga:   Said Aqil Siradj: Semua Universitas Terpapar Radikalisme

“Masyarakat nggak bisa lakukan hal demikian (sweeping produk Prancis). Itu sangat merugikan orang lain yang berdampak, membabi buta, dengan demikian sama saja kayak teroris,” kata Ahmad Sahroni.

Sebagaimana diketahui, sekelompok orang dari Gerakan Pemuda Islam melakukan sweeping terhadap produk-produk Prancis di sebuah minimarket di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Massa membeli produk tersebut, kemudian membakarnya.

Aksi sweeping ini sebagai bentuk kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal Islam. Seperti dilansir dari CNN Indonesia TV via detik, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 3 November 2020 sore. Para pemuda masuk ke sebuah minimarket, lalu mencari produk-produk yang berasal dari Prancis.

Adapun beberapa produk yang dibeli antara lain air mineral, susu, hingga pembersih muka. Setelah mereka membayar di kasir, produk itu kemudian dibuang di depan minimarket, ada juga yang dibawa ke markas GPI di Menteng, Jakarta Pusat, lalu dibakar bersama poster bergambar Presiden Emmanuel Macron.

Baca juga:   Wacana Menteri untuk Gerindra, Johnny: NasDem Ingatkan Presiden Keadaban Politik

“Hari ini mengungkap kekecewaan terhadap penistaan oleh Presiden Prancis Macron, yaitu akan menarik produk-produk buatan dari Prancis untuk kita ambil, lalu kita musnahkan agar rakyat Indonesia tahu bahwa Prancis tak layak untuk kami,” kata salah satu pemuda saat sweeping di minimarket.

Sementara itu, menyikapi aksi sweeping ini, Polri meminta semua pihak menjaga ketertiban dan tak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

“Kami juga meminta kepada semua pihak untuk menghindari tindakan main hakim sendiri serta tindakan lainnya yang mengganggu ketertiban dan merugikan masyarakat lain,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detik, Rabu, 4 November 2020. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar