Sandiaga-Uno
Sandiaga Uno. (foto: detik/Zhacky)

harianpijar.com, SEMARANG – Nama Sandiaga Uno masuk dalam bursa kandidat calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Terkait hal itu, Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsuri menilai wajar karena Sandiaga Uno punya perhatian terhadap umat muslim.

Masruhan Samsuri mengatakan memang banyak nama yang muncul jelang Muktamar PPP, baik dari internal partai maupun dari luar partai yang salah satunya Sandiaga Uno.

“Menjelang Muktamar PPP yang kemungkinan diselenggarakan Desember atau Januari nanti muncul banyak nama, misal dari luar ya ada nama Sandi. Bagi saya pribadi itu hal wajar saja kalau nama Sandi dilirik oleh sebagian orang di PPP,” ujar Masruhan Samsuri kepada detik, di gedung DPRD Jateng, Senin, 26 Oktober 2020.

“Karena kita tahu punya reputasi bagus di samping dalam tanda petik punya perhatian di kalangan umat, itu terbukti pada agenda atau pilihan presiden kemarin, itu wajar,” imbuhnya.

Baca juga:   Politisi PPP: Diminta Kemenag-Kemendagri Harus Bersinergi Terkait Polemik FPI

Sandiaga Uno, dikatakan Masruhan Samsuri, memang bukan dari organisasi keagamaan. Namun, menurutnya, konsep memajukan perekonomian umat sudah bagus.

“Saat pilpres punya konsep bagus soal ekonomi umat, itu daya tarik, jadi kami punya asumsi Sandi punya kepedulian pada umat khususnya pada kapasitas dia sebagai pengusaha,” ucapnya.

Lebih lanjut, Masruhan Samsuri mengungkapkan nama-nama lain yang sempat muncul yaitu Khofifah Indar Parawansa, Gus Ipul, Suharso Monoarfa dan Muhamad Mardiono. Sedangkan kader tingkat DPC di Jateng juga ada beberapa nama.

“Beberapa cabang usulkan nama Gus Yasin, wajar kan Wagub Jateng, ada Pak Arsul Sani (Sekjen PPP), kan itu orang Pekalongan. Ada lagi Pak Arwani Thomafi itu asli Lasem Rembang itu cukup punya nama karena punya hubungan baik dengan DPC, sekarang wakil ketua umum (PPP),” kata Masruhan Samsuri.

Terkait sosok seperti apa yang diharapkan PPP Jateng untuk menempati kursi ketua umum, Masruhan Samsuri menyebut sosok itu harus punya kepedulian yang bisa meningkatkan etos kerja PPP. Jika sosok itu terkenal atau punya reputasi sebelumnya, itu hanya dijadikan penunjang.

Baca juga:   Panglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto di Astana Giri Bangun

“Pertama orang yang punya kepedulian dan terbukti untuk meningkatkan etos kerja PPP, bisa tingkatkan kinerja partai, itu yang ideal. Ditunjang, ini hanya penunjang, orangnya populer atau punya reputasi, itu nomor dua atau tiga,” papar Masruhan Samsuri.

Sebelumnya, nama sejumlah tokoh muncul untuk mengisi kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bahkan, menurut Wasekjen PPP Achmad Baidowi, nama Sandiaga Uno pun turut diusulkan oleh sejumlah DPC PPP.

“Sementara ada sejumlah DPC yang juga mewacanakan Sandiaga Uno. Ya itu kan hak untuk menyampaikan, tetapi semua tergantung kepada muktamirin, siapa yang akan dipilih nanti,” ujar Achmad Baidowi saat dihubungi, Minggu, 25 Oktober 2020. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar