hitungan-kadar-gula-yang-normal

harianpijar.com – Kadar gula darah sangat erat kaitannya dengan penyakit diabetes. Kadar gula darah tinggi ataupun rendah sama-sama dapat membahayakan tubuh. Namun, tahukah Anda berapa hitungan kadar gula yang normal?

Kadar gula darah normal tidak terpaku pada satu angka baku saja. Kadar ini bisa berubah saat sebelum tidur dan sesudah makan ataupun disaat waktu tidur.

Gula darah dan fungsinya dalam tubuh

Gula darah adalah molekul gula sederhana alias glukosa yang merupakan sumber energi utama untuk setiap sel dan jaringan tubuh. Glukosa dihasilkan dari proses pencernaan makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, kentang, buah-buahan, dan camilan yang mengandung gula.

Setelah karbohidrat dipecah dalam pencernaan, glukosa akan dialirkan dalam darah untuk kemudian diproses menjadi energi olah sel-sel tubuh. Namun, sel-sel tubuh tidak dapat langsung mengubah glukosa menjadi energi. Dalam proses ini, Anda membutuhkan peran insulin.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas untuk membantu penyerapan glukosa oleh sel dan jaringan tubuh. Hormon ini dilepaskan saat jumlah glukosa dalam darah meningkat.

Fungsi insulin sangat penting untuk memastikan kadar glukosa darah tetap berada dalam rentang yang normal; tidak terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia).

Adanya gangguan insulin bisa membuat tubuh sulit menjaga kadar gula dalam darah tetap normal. Jika dibiarkan, ini bisa berujung pada kondisi diabetes.

Adapun penjelasan tentang kadar gula darah normal bagi tubuh yang wajib diketahui adalah sebagai berikut:

Kadar gula darah normal pada tubuh:

– Sebelum makan: 70-130 mg/dL.

– Dua jam setelah makan: kurang dari 180 mg/dL.

– Setelah tidak makan atau berpuasa selama delapan jam: kurang dari 100 mg/dL.

– Menjelang tidur: 100-140 mg/dL.

Seseorang dapat dikatakan memiliki gula darah tinggi jika gula darah sewaktunya lebih dari 200 mg/dL, atau 11 milimol per liter (mmol/L).

Baca juga:   Efek Samping Yang Ditimbulkan Dari Suntik Silikon

Sedangkan seseorang disebut memiliki gula darah rendah jika kadarnya turun drastis di bawah 70mg/dL. Mengalami salah satu dari kondisi tersebut dapat diartikan kadar glukosa darah Anda sudah tidak lagi normal.

Kadar gula dalam darah bisa saja naik dan turun tergantung dengan aktivitas fisik harian, jenis makanan yang dikonsumsi, efek samping obat, stres, dan lain-lain.

Pada umumnya, perubahan kadar gula darah sewaktu-waktu masih termasuk wajar jika angkanya tidak berubah sangat drastis dan dalam waktu cepat.

Kadar gula darah normal menurut usia:

Batas gula darah normal pada anak-anak bisa saja berbeda dengan kadar glukosa darah normal orang dewasa. Pada anak-anak, kadar glukosa darah cenderung lebih tinggi dan mudah berubah. Hal ini berkaitan dengan kestabilan hormon tertentu sehingga kadar gula darah bisa lebih bervariasi.

Kadar gula darah anak usia kurang dari 6 tahun:

  • Gula darah normal: sekitar 100-200 mg/dL.
  • Gula darah puasa: sekitar dari 100 mg/dL.
  • Gula darah setelah makan dan sebelum tidur di sekitar angka 200 mg/dL.

Kadar gula darah anak-anak berusia 6-12 tahun:

  • Gula darah normal sewaktu: 70-150 mg/dL.
  • Gula darah puasa: sekitar 70 mg/dL.
  • Gula darah setelah makan dan sebelum tidur: bisa mendekati 150 mg/dL.

Batas kadar gula darah normal untuk lansia sama dengan kadar gula darah pada umumnya, yaitu kurang dari 100 mg/dL dengan kadar terendah berada di 60–70 mg/dL.

Lansia yang memiliki diabetes tapi glukosa darahnya terkontrol dengan baik dapat mengacu pada angka rujukan yang telah disebutkan di atas (orang dewasa normal) untuk menilai apakah kadar glukosa darah mereka dalam batas normal.

Baca juga:   Bursa Mobil Bekas dengan Harga Dibawah Rp 100 Juta

Efek yang akan timbul akibat tingginya kadar gula darah:

– Kerusakan pada beberapa organ penting dalam tubuh

– Munculnya penyakit diabetes mellitus

– Tubuh lelah

– Mudah gelisah

– Sering infeksi gigi

– Bobot tubuh berkurang

– Nafsu makan meningkat

Efek yang akan timbul akibat terlalu rendah kadar gula darah:

– Tubuh lemas

– Pucat

– Kelelahan

– Sulit berkonsentrasi

– Mudah marah

– Jantung berdebar

– Kejang

Untuk menghindari efek gula darah terlalu rendah atau tinggi, sebaiknya selalu jaga gula darah kalian agar tetap dalam batas normal.

Cara menjaga agar kadar gula darah tetap normal

1. Rutin berolahraga

Dengan rutin berolahraga, Anda mampu menstabilkan gula darah. Anda bisa memulainya dengan memperbanyak aktivitas fisik sederhana, seperti jalan santai beberapa kali dalam seminggu.

2. Jaga pola makan sehat

Makanan sangat berkaitan erat dengan kadar gula darah. Pola makan sehat dan teratur akan membantu menjaga gula darah normal.

Pilih menu makanan dengan nutrisi lengkap dan seimbang, yaitu menyertakan sumber protein, serat, kalori, vitamin, mineral, dan karbohidrat.

3. Hindari stress

Hindari dan segera atasi stress yang Anda alami, karena kondisi ini bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat.

4. Rutin cek gula darah

Cek gula darah penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Sebaiknya Anda juga mencatat kadar gula darah Anda dari waktu ke waktu. Dengan begitu, Anda dapat memantau perubahan kadar gula darah yang terlalu tinggi atau rendah.

Waspadai jika terjadi perubahan kadar gula darah yang terlalu drastis.

Nah, itulah penjelasan tentang kadar gula darah normal bagi tubuh serta cara menjaga agar kadar gula darah tetap normal. Semoga informasi ini bermanfaat, salam.

BACA JUGA