Gus-Nur
Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur. (foto: detik/Hilda Meilisa Rinanda)

harianpijar.com, SURABAYA – Tim kuasa hukum Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur akan mengajukan penangguhan penahanan kepada pihak kepolisian. Upaya hukum itu dilakukan usai penyidik melakukan pemeriksaan dan memutuskan menahan Gus Nur hingga 20 hari ke depan di Rutan Bareskrim Polri.

“Upaya hukum yang kami lakukan saat ini adalah penangguhan penahanan kepada Bareskrim Polri atas penahanan Gus Nur,” ujar koordinator kuasa hukum Gus Nur, Andry Ermawan, kepada detik, Minggu, 25 Oktober 2020.

“Tim PH (penasihat hukum) Gus Nur di Jakarta sedang proses terkait hal itu hari ini,” tambahnya.

Andry Ermawan mengatakan alasan pihaknya mengajukan penangguhan penahanan karena Gus Nur merupakan tulang punggung keluarga. Selain itu, Gus Nur juga merupakan pengasuh pondok pesantren yang bertanggung jawab atas kelangsungan para santrinya.

Baca juga:   Kirim Surat, Kivlan Zen Minta Menhan Ryamizard Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan

“Yang jelas sebagai tulang punggung keluarga dan juga untuk kelangsungan pondok pesantren milik Gus Nur, yang banyak santrinya. Masih ada program pembangunan 1.000 masjid, yang sekarang baru selesai hampir 100 masjid sudah dibangun Gus Nur, di beberapa tempat oleh Gus Nur dan juga bedah rumah untuk para kaum dhuafa,” paparnya.

Andry Ermawan juga memastikan Gus Nur tidak akan melarikan diri saat ditangguhkan penahanannya. Sebab, Gus Nur selama ini juga dikenal kooperatif dalam menghadapi proses hukum.

Baca juga:   Polda Jatim Tetapkan Veronica Koman Jadi Tersangka Provokasi Asrama Mahasiswa Papua

“Gus nur tidak akan melarikan diri dan akan kooperatif menghadapi proses hukum ini,” kata Andry Ermawan.

Seperti diketahui, Gus Nur ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian terkait perkataan yang diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU). Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik memutuskan untuk menahan Gus Nur.

“Terhadap tersangka dilakukan penahanan,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi.

Penahanan terhadap Gus Nur dilakukan sampai 20 hari ke depan di Rutan Bareskrim Polri. Gus Nur sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana ujaran kebencian. (msy/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar