PKB: Reshuffle Sepenuhnya Diputuskan Jokowi, Relawan Tak Usah Ngatur-Ngatur!

Daniel-Johan
Daniel Johan. (foto: Antara/Yudhi Mahatma)

harianpijar.com, JAKARTA – Relawan-relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju, bahkan mendorong Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet. Menanggapi hal itu, PKB meminta relawan tak mengatur Presiden.

“Urusan reshuffle sepenuhnya diputuskan Presiden Jokowi, relawan tidak usah ngatur-ngatur dan manuver,” kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada awak media, Jumat, 23 Oktober 2020.

Daniel Johan mengatakan sikap relawan yang seperti mendikte Presiden dinilai bisa membuat gaduh. Menurutnya, Jokowi sendirilah yang paling tahu soal kinerja para pembantunya.

“Nanti malah buat gaduh, karena Presiden yang paham sepenuhnya kinerja yang ada secara data,” ucapnya.

Daniel Johan tak menampik bahwa kritik dan masukan memang diperlukan pemerintah. Namun, dirinya mengingatkan agar kritik itu tidak berkesan seperti memerintah.

Baca juga:   Ferdinand: Arah Politik Demokrat untuk Perkuat Pemerintahan Jokowi

“Sebagai masukan dan kritik tentu baik dalam konteks agar kinerja sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Daniel Johan.

Sebagaimana diketahui, sejumlah kelompok relawan Jokowi memberi catatan di setahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Projo menyoroti kinerja para menteri karena dianggap kurang maksimal dalam bekerja.

“Projo sebagai ormas pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo mengharapkan ketegasan, kecepatan kerja, serta ketepatan komunikasi publik dari para anggota Kabinet Indonesia Maju,” kata Sekjen Projo Handoko.

Sedangkan Jokowi Mania (JoMan) mengungkapkan ada sejumlah menteri yang tidak layak dipertahankan. JoMan berharap ada reshuffle agar pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin bisa bekerja lebih baik lagi.

“Ada sejumlah menteri yang kudu dicopot pasca-omnibus law. Mempertahankan sejumlah menteri itu akan membuat citra Jokowi terpuruk. Harus ada penyegaran agar pemerintahan ini berjalan sebagaimana mestinya. Menteri-menteri itu gagal mengeksekusi kebijakan prorakyat dan Nawacita Jokowi,” ujar Ketum JoMan Immanuel Ebenezer.

Baca juga:   Soal Presiden Tidak Terbitkan Perppu, Ini Respons Pimpinan KPK

Sementara itu, Relawan Jokowi Centre mewanti-wanti menteri untuk fokus membantu Presiden Jokowi mengatasi pandemi COVID-19 dan bukan mengurusi kepentingan pribadi. Mereka curiga menteri-menteri Jokowi sibuk mengurus persiapan Pilpres 2024.

“Kami berharap agar menteri dan jajaran kabinet jangan sesekali sibuk melakukan pencitraan diri untuk mengelabui rakyat menuju kontestasi pada tahun 2024 yang masih jauh. Rakyat butuh dukungan nyata saat pandemi seperti sekarang ini. Jangan manfaatkan kesusahan rakyat untuk menaikkan citra diri,” tukas Sekjen Relawan Jokowi Centre Imanta Ginting. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar