Klaim Belum Terima Panggilan Bareskrim, Ahmad Yani: Nggak Tahu Dikirim Kemana?

Ahmad-Yani
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani. (foto: VIVA/Syaefullah)

harianpijar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri melayangkan surat pemanggilan ulang terhadap Ketua Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani untuk hari ini. Namun, Ahmad Yani mengaku belum menerima surat pemanggilan tersebut.

“Saya belum dapat panggilannya. Belum dapat panggillannya, nggak tahu dikirim kemana. Di kantor nggak ada, di rumah nggak ada. Kalau sudah saya terima, pasti wajib saya harus hadirkan,” ujar Ahmad Yani saat dihubungi, Kamis, 22 Oktober 2020 malam.

Ahmad Yani mengatakan, hingga Kamis malam dirinya belum menerima surat pemanggilan dari Bareskrim. Menurutnya, bila surat resmi Bareskrim belum diterima, dia tak bisa menghadiri pemanggilan itu.

“Ya karena belum terima pemanggilannya, mana bisa hadir, dalam kapitas apa saya hadir? Kan harus resmi surat pemanggilannya, nanti baru saya menghadap, saya menghadap siapa, dipanggil dalam konteks apa, dalam hubungannya apa. Kaya gituloh,” ucapnya.

Menurut Ahmad Yani, jika surat dari Bareskrim diterima Kamis malam kemarin, dirinya tak bisa mendadak hadir di hari ini. Apa lagi, kata dia, pemanggilan itu di hari Jumat, dimana dirinya banyak kegiatan.

Baca juga:   Pertanyakan Laporan Mandek, Pengurus FPI Datangi Mabes Polri

“Tapi nggak tahu saya kalau malam ini sampai, saya tentu akan telpon, nggak bisa mendadak toh, apalagi Jumat, saya ada kegiatan,” kata Ahmad Yani.

“Ya kegiatan Jumatan, saya biasanya sebelumnya Jumatan berkegiatan, habis, apalagi pemanggilannya hari ini baru sampaikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyiapkan surat pemanggilan ulang kepada Ahmad Yani. Ahmad Yani rencananya dipanggil hari ini.

“Jadi pada intinya kemarin Siber sudah menyiapkan pemanggilan, rencananya hari Jumat besok itu, nanti kita lihat. Kemarin saya terputus untuk informasi berikutnya, sudah terkirim atau belum (surat) pemanggilannya,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Kamis, 22 Oktober 2020.

Awi Setiyono menjelaskan Ahmad Yani dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi. Menurutnya, pemeriksaan Ahmad Yani merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat deklarator KAMI Anton Permana.

Baca juga:   Polisi Pantau Grup WhatsApp yang Terindikasi Berisi Hoax, Moeldoko: Memang Harus Begitu

“Karena memang itu menjadi salah satu proses penyidikan, yaitu sebagai saksi. Pemanggilan sebagai saksi. Pengembangan kasus dari Saudara AP,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Tim penyidik Bareskrim Polri sempat mendatangi rumah Ahmad Yani pada Senin, 19 Oktober 2020 malam. Saat itu, Ahmad Yani disebut bersedia hadir memenuhi panggilan Bareskrim keesokan harinya.

Namun, hingga Selasa, 20 Oktober 2020 kemarin, Ahmad Yani tak kunjung hadir memenuhi panggilan Bareskrim. Ahmad Yani berbicara soal kondisi badannya yang tidak memungkinkan karena sedang flu berat.

“Belum tahu, saya lagi rapat sebentar. Belum tahu, tapi kondisi badan saya tidak memungkinkan. Tengah malam saya analisis, saya kecapekan, saya masuk angin sakit, agak flu-flu berat, kalau flu berat kan kondisi COVID…,” ungkap Ahmad Yani, Selasa, 20 Oktober 2020. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar