Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: dok. PKS)

harianpijar.com, JAKARTA – Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan Habib Rizieq Shihab akan memimpin revolusi akhlak jika tiba di Tanah Air. Menurut PKS, revolusi akhlak dari Habib Rizieq itu sama dan sebangun dengan revolusi mental dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Revolusi akhlak sama dan sebangun dengan jargon revolusi mental Pak Jokowi. Malah bisa saling komplemen,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Minggu, 18 Oktober 2020.

Untuk itu, Mardani Ali Sera meminta publik tak selalu memandang negatif penyataan dan pendapat dari FPI. Dirinya juga berharap pemerintah mau berdialog dengan FPI.

“Itu pentingnya komunikasi. Jangan memandang FPI dan ormas atau personal mana pun yang bersuara dengan perspektif negatif. Semua dasar dengan hati yang bersih. Pemerintah itu laksana ayah dan rakyat itu laksana anak, duduk dan musyawarah, diskusi dan dialog dengan FPI dan para pihak yg lain. Semua anak bangsa yang punya semangat membangun negeri,” kata Mardani Ali Sera.

Baca juga:   Kapolda Jabar Tidak Pusingkan Unjuk Rasa FPI, Yang Tuntut Kapolri Copot Jabatannya

Sebelumnya, FPI membeberkan makna revolusi yang akan dipimpin Habib Rizieq Shihab jika tiba di Indonesia. Menurut Sekretaris Umum FPI Munarman, revolusi itu adalah revolusi akhlak.

“Soal pernyataan bahwa Habib Rizieq akan pimpin revolusi, saya juga mau katakan sekarang ini Pak Jokowi mengatakan revolusinya adalah revolusi mental, kenapa ketika Habib Rizieq mengeluarkan kata revolusi, memimpin revolusi itu dipersoalkan? Jadi secara per definisi, revolusi itu adalah perubahan yang cepat itu yang dimaksud, perubahan cepat dalam soal apa? Kalau rezim Pak Jokowi dengan pimpinan Pak Jokowi membuat selogan revolusi mental, maka Habib Rizieq menyuarakan, dan membawa, serta akan memimpin revolusi akhlak,” ujar Munarman di YouTube Front TV, seperti dilansir dari detik, Minggu, 18 Oktober 2020.

Munarman mengungkapkan revolusi akhlak itu mengubah perilaku agar meneladani sikap Nabi Muhammad SAW. Dirinya mencontohkan revolusi akhlak seperti mengubah perilaku orang yang tadinya sering berbohong menjadi tidak berbohong dan yang tadinya sering meninggalkan salat jadi sering salat.

Baca juga:   Soal Natuna, PKS Nilai Diksi 'Sahabat' Tak Tegas Sama Sekali

“Akhlak seperti apa? Menjadi akhlak kepada Rasulullah, akhlak yang berdasarkan Al-quran dan Assunnah, akhlak yang dari orang suka bohong direvolusi jadi tidak bohong, orang yang tidak suka salat menjadi orang yang suka salat, orang yang suka khianat jadi tidak khianat, itu yang mau diajak oleh Habib Rizieq, revolusi orang yang terjajah menjadi tidak tertindas, orang yang dizalimi jadi orang yang bebas dari penzaliman,” terang Munarman.

Diketahui, pernyataan soal Habib Rizieq akan memimpin revolusi pertama kali diucapkan oleh Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis. Ahmad Sobri Lubis mengatakan bahwa Habib Rizieq akan segera pulang ke Indonesia dan memimpin revolusi.

“Imam Besar Habib Rizieq Shihab akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi,” ujar Ahmad Sobri Lubis dari mobil komando aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, Selasa, 13 Oktober 2020. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar