Mahfud-MD
Mahfud MD.

harianpijar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan pemerintah tidak pernah menuduh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh.

Hal itu disampaikan Mahfud MD untuk menjawab politikus Partai Demokrat Andi Arief. Andi Arief mulanya menulis cuitan yang ditujukan untuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Polhukam Mahfud MD, dan BIN. Dirinya meminta penjelasan soal pihak yang dituduh menunggangi demo omnibus law.

“Pak Airlangga Hartarto, Pak Luhut Panjaitan dan Pak Prof @mohmahfudmd dan BIN, diminta Pak SBY untuk menjelaskan ke publik soal penunggang aksi Omnibus law jika ada. Agar pemerintah tidak dianggap membuat hoak ke masyarakat,” tulis Andi Arief pada Senin, 12 Oktober 2020.

Sehari setelahnya Andi Arief kembali meminta klarifikasi dari pihak pemerintah. “Kalau sampai tidak ada klarifikasi dari Pak @mohmahfudmd, Pak Airlangga, Pak Luhut dan BIN atas tuduhan bahwa Pak SBY, AHY dan demokrat yang difitnah di belakang demo besar ini, maka tidak ada jaminan ketegangan politik akan mereda,” sebutnya.

Baca juga:   Alumni 212 Bela Hary Tanoesoedibjo, GP Ansor: Lucu enggak?

Mahfud MD lalu menanggapi cuitan Andi Arief ini di Twitter. Dirinya menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menuding SBY maupun Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai dalang dari demo yang berakhir ricuh pada 8 Oktober 2020 lalu.

Mahfud MD balik meminta Andi Arief menunjukkan kapan pemerintah menuding SBY mendalangi demo. Dirinya menyebut tudingan-tudingan itu hanya muncul di media sosial.

“Klarifikasi macam apa yg diminta Mas @AndiArief__ ? Tak seorang pun di antara kami pernah bilang Pak SBY atau AHY sbg dalang atau membiayai unras. Sebaliknya, tolong diklarifikasi kapan kami bilang begitu. Kalau ada nanti kami selesaikan. Itu kan hanya di medsos2 yg tak jelas,” cuit Mahfud MD.

Baca juga:   Menteri Basuki Bicara Soal Lokasi dan Sayembara Desain Istana di Papua

Sebagaimana diketahui, SBY sebelumnya angkat bicara soal sejumlah tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan demo omnibus law yang berakhir ricuh. SBY mengaku prihatin dengan tuduhan dirinya adalah dalang di balik demo tersebut.

“Ya nggak tahu saya, nggak tahu, apa barangkali nasib saya dibeginikan terus ya. Nggak tahu saya. Memang kalau saya ikuti ya kembali seperti yang saya alami pada tahun 2016 lalu saya dituduh difitnah menunggangi, menggerakkan, membiayai, sama dengan sekarang sebuah gerakan unjuk rasa besar waktu itu,” ujar SBY dalam video yang diunggah di akun YouTube resminya, Senin, 12 Oktober 2020. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar