Ahmad-Muzani
Ahmad Muzani. (foto: medcom/Fachri Audhia Hafiez)

harianpijar.com, JAKARTA – Kampanye terbuka Pilkada 2020 telah dimulai. Terkait hal itu, Partai Gerindra mengingatkan pasangan calon yang mereka usung untuk tidak melanggar aturan protokol kesehatan.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partainya meminta paslon yang diusung menjunjung protokol kesehatan selama kampanye. Paslon harus memastikan simpatisan maupun kader tidak berkerumun dalam jumlah banyak, tetap menjaga jarak, dan senantiasa mengenakan masker.

“Oleh karena itu, semua calon bupati, gubernur, dan wali kota yang diusung Partai Gerindra, kami meminta dengan hormat agar dalam meyakinkan calon pemilihnya masing-masing tetap menjunjung tinggi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, dan tetap mencuci tangan serta tidak berkerumun dalam jumlah yang banyak,” ujar Ahmad Muzani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 26 September 2020.

Baca juga:   Hidayat Nur Wahid: PKS Bisa Terima Usulan untuk Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR

Ahmad Muzani meminta paslon tidak melibatkan banyak orang dalam kampanye serta tidak menggelar konser musik. “Begitu juga dengan konser musik yang melibatkan banyak orang juga harus ditiadakan,” sebutnya.

Partai Gerindra berharap para calonnya menaati protokol kesehatan. Sebab, keselamatan para pemilih adalah hal yang utama.

“Partai Gerindra tidak akan mendukung calon gubernur, wali kota, bupati, dan wakilnya yang menghalalkan semua cara yang akhirnya bisa mengorbankan masyarakat,” kata Ahmad Muzani.

Baca juga:   Prabowo Bilang 'Siap Bantu' Jokowi, Gerindra: Jangan Diartikan Kami Masuk Kabinet

“Keselamatan warga kita dalam suasana COVID-19 ini dan saya berharap kita semua tetap sehat. Pilkada yang berlangsung 9 Desember (2020) nanti juga berjalan lancar dan semuanya selamat, terhindar dari COVID-19,” imbuhnya.

Selanjutnya, Ahmad Muzani juga menegaskan paslonnya harus tetap menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara dengan terus mengedepankan kampanye damai.

“Semua rival kita di pilkada gubernur, bupati, wali kota adalah sahabat kita, saudara kita, dan itu semua adalah orang-orang yang bertekad sama baiknya dengan kita dalam hal memajukan masyarakat, meningkatkan pembangunan dan memajukan daerah kita masing-masing,” pungkasnya. (msy/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar