Ahok
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. (foto: Instagram/basukibtp)

harianpijar.com, JAKARTA – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menyatakan ingin mengaudit proyek-proyek kilang Pertamina. Dirinya mengaku ingin bertanya langsung ke direksi.

Menurut Ahok, hal itu sengaja dilakukan agar emosinya keluar sehingga dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dirinya dianggap sebagai pengganggu keharmonisan.

“Makanya nanti saya mau rapat penting soal kilang. Berapa investor yang sudah nawarin mau kerja sama kalian diemin? Terus sudah ditawarin kenapa ditolak? Terus kenapa kerja seperti ini? Saya lagi mau audit. Cuma saya emosi juga kemarin. Mereka lagi mancing saya emosi, saya emosi laporin Presiden apa? Ahok mengganggu keharmonisan,” ujar Ahok dalam video yang diunggah akun POIN di YouTube, seperti dilansir dari detik, Selasa, 15 September 2020.

Baca juga:   Saat Blusukan Di Ulujami, Ahok Diberi Alquran Oleh Seorang Warga

Lebih lanjut, Ahok menyebut Pertamina memiliki kebiasaan mencari pinjaman terus, padahal sudah memiliki utang US$ 16 miliar. Utang itu untuk mengakuisisi ladang minyak di luar negeri.

Padahal, menurutnya, lebih baik melakukan eksplorasi di dalam negeri karena di Indonesia masih ada 12 cekungan yang berpotensi menghasilkan minyak dan gas di dalamnya.

“Minjam duit sudah ngutang US$ 16 miliar, tiap kali otaknya minjam duit terus nih saya sudah kesal ini. Minjam duit terus, mau akuisisi terus. Saya bilang tidak berpikir untuk eksplorasi, kita masih punya 12 cekungan yang berpotensi punya minyak, punya gas. Ngapain di luar negeri? Ini jangan-jangan ada komisi ini, beli-beli minyak ini,” sebutnya dengan nada tinggi.

Baca juga:   Karena Santun dan Elegan, Kakak Angkat Sebut Ahok Tidak Mau Pendukungnya Berbuat Rusuh

Oleh karena itu, Ahok menilai Indonesia butuh seorang pekerja yang jujur. Dirinya berharap, ke depannya Indonesia memiliki ladang yang siap untuk ditaburkan benih-benih yang baik.

“Yang utama adalah jujur karena kejujuran dan loyalitas itu tidak ada sekolahnya. Kalau kamu punya itu, kamu sampai tua pun tidak mungkin suci. Kita berdoa lah supaya di Indonesia itu ladangnya bisa siap untuk benih-benih baik ditaburkan,” kata Ahok.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, awak media sudah mencoba mengonfirmasi video tersebut kepada Ahok, Kementerian BUMN, dan Pertamina, namun belum mendapatkan jawaban. (nuch/det)

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar