Johann-Zarco-dan-Franco-Morbidelli
Johann Zarco dan Franco Morbidelli terlibat insiden di sirkuit Red Bull Ring, MotoGP Austria 2020. (foto: google images)

harianpijar.com – Pembalap tim Reale Avintia Racing Ducati, Johann Zarco, dinyatakan bersalah dalam insiden horor pada MotoGP Austria 2020 yang digelar di sirkuit Red Bull Ring akhir pekan lalu. Dimana, insiden itu juga turut melibatkan pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli.

Steward FIM MotoGP telah memanggil Johann Zarco dan Franco Morbidelli pada, Kamis, 20 Agustus 2020 kemarin untuk mendengarkan kesaksian dari kedua pembalap tersebut. Mereka juga meninjau ulang seluruh bukti-bukti video.

Pada prosesnya Steward FIM MotoGP memutuskan bahwa, “Ada bukti mengenai cara berkendara yang tak bertanggung jawab dari Johann Zarco, yang berujung pada penalti.”

“Pembalap Prancis itu akan mengawali balapan MotoGP yang berikutnya ia ikuti dari pitlane,” sambung keterangan resmi panelis Steward FIM MotoGP yakni Bill Cumbow, Freddie Spencer, dan Ralph Bohnhorst.

Baca juga:   Musim 2017, Tekanan bagi Alex Rins Harus Samai Hasil Vinales di Suzuki

Hukuman start dari jalur pit itu terjadi usai Johann Zarco dan Franco Morbidelli terlibat insiden kecepatan tinggi dalam balapan di sirkuit Red Bull Ring akhir pekan lalu.

Johann Zarco dan Franco Morbidelli sama-sama tak bisa lagi melanjutkan balapan meski tidak mengalami cedera parah dalam insiden tersebut.

Namun, motor keduanya sempat melayang lewat di lintasan dan nyaris mengenai duo Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, yang saat itu tengah melintas dengan kecepatan tinggi.

Baca juga:   Sempat Pimpin Balapan MotoGP di Qatar, Zarco: Itu Sangat Memotivasi

Johann Zarco dianggap bertanggung jawab atas insiden tersebut. Dirinya dianggap ‘memaksa’ masuk ke jalur balap Franco Morbidelli sehingga akhirnya ditabrak di Turn 3 saat balapan menyisakan 20 lap lagi.

Selain itu, Johann Zarco juga menuai kecaman akibat gaya balapannya yang dianggap berbahaya. Franco Morbidelli bahkan menuding pembalap Perancis itu sebagai ‘setengah pembunuh’ yang dianggapnya tak memikirkan keselamatan orang lain.

Insiden horor di MotoGP Austria 2020 tersebut sekaligus memunculkan kerisauan mengenai aspek keselamatan di sirkuit Red Bull Ring, mengingat balapan MotoGP Styria 2020 yang bakal digelar akhir pekan ini juga masih menggunakan sirkuit yang sama. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar