Prabowo
Prabowo Subianto. (foto: instagram/prabowo)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Kesaksian itu dirinya sampaikan dalam Taklimat Ketua Partai Gerindra kepada seluruh Relawan dan Kader melalui akun Facebook dan Twitter yang diunggah pada Rabu, 22 April 2020 malam.

“Selama saya menjadi anggota kabinet beliau, saya bersaksi bahwa beliau terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” kata Prabowo Subianto dalam video itu.

Prabowo Subianto menyatakan hal ini terkait keputusannya untuk bergabung ke pemerintahan usai perhelatan Pilpres 2019. Mantan Danjen Kopassus itu kalah dari Jokowi di Pilpres sebelum akhirnya memilih menjadi bagian dari kabinet dengan menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) RI.

Sejak menjabat Menhan, Prabowo Subianto mengaku melihat dari dekat cara Jokowi mengambil berbagai keputusan yang menyangkut kepentingan negara. Dalam mengambil keputusan, kata dia, Jokowi selalu mengutamakan rakyat miskin dan lemah.

Baca juga:   Pengamat: Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin Diminta Jelaskan Soal Radikalisme

“Saya melihat dari dekat cara-cara pengambilan keputusan beliau. Dan yang selalu menjadi dasar pengambilan keputusan beliau adalah keselamatan rakyat yang paling miskin dan yang paling lemah,” ungkapnya.

Meski sempat berlawanan dalam dua kali Pilpres, Prabowo Subianto menegaskan lawan politik bukan musuh melainkan masih saudara. Dirinya mengingatkan apapun permasalahan di Indonesia saat ini tak boleh ada perpecahan yang terjadi.

“Saya tidak mau merupakan bagian dari perpecahan itu. Berapa pun ongkos yang harus kita bayar, betapapun sedihnya perasaan kita harus kita kesampingkan demi kepentingan yang lebih besar. Untuk itu kita sekarang bekerja sama dengan Presiden RI Bapak Jokowi,” ujar Prabowo Subianto.

Baca juga:   Projo: Yang Ingin Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin Harus Hadapi Rakyat

Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin tengah mendapat tekanan terkait upaya menangani pandemi virus Corona (COVID-19).

Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dikritisi, dari mulai cara menanggapi wabah Corona pada Januari-awal Maret 2020 hingga terakhir soal Perppu 1/2020 yang kini sedang digugat di MK, serta program pelatihan daring dalam kartu prakerja untuk terdampak Corona.

“Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Kalau ada masyarakat yang kecewa saya kira itu wajar. Setiap pekerjaan ada nilai. Setiap keputusan ada risiko,” kata Jokowi saat ditanya soal kinerja menterinya menanggulangi virus Corona, terutama Menkes Terawan Agus Putranto, dalam acara Mata Najwa, Rabu malam. (nuch/cnn)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of