Anies-Baswedan
Anies Baswedan. (foto: detik/Muhammad Fida Ul Haq)

harianpijar.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan sudah ada sebagian dokter dan perawat yang tertular virus Corona (COVID-19). Menurutnya, pekerjaan dokter dan perawat memang paling berisiko untuk tertular.

“Ini penting untuk selalu jaga suasana kondusif dokter-perawat kerja nonstop dan sudah ada sebagian mereka yang tertular COVID-19. Mereka yang tertular COVID-19. Mereka yang paling berisiko dalam menjalankan tugas untuk melakukan pembatasan atas penyebaran COVID-19. Semoga mereka semua sehat,” ujar Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Maret 2020.

Baca juga:   Soal Istilah Pribumi, Presiden Jokowi: Tanyakan ke Pak Anies

Lebih lanjut, Anies Baswedan pun meminta seluruh pihak kooperatif dengan petugas kesehatan terkait penanganan virus Corona. Pasalnya, dokter dan perawat memiliki beban kerja yang besar.

Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tetap menghormati para dokter dan perawat serta mengikuti saran dari petugas medis terkait penanganan Corona.

“Saya meminta kepada seluruh komponen masyarakat yang mendapatkan pelayanan dari dokter dari paramedis untuk menghormati, menghargai. Semua memerlukan pelayanan cepat. Tapi di banyak tempat, karena jumlah (orang) yang datang cukup banyak, saya imbau bersabar dan menghormati nasihat langkah yang diberikan oleh para dokter dan perawat,” ungkapnya.

Baca juga:   Tim Advokasi Ahok-Djarot Akan Laporkan Anies Ke Bawaslu Terkait Memanipulasi Data Penggusuran

Menurut Anies Baswedan, di Jakarta terdapat 190 rumah sakit yang delapan di antaranya ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasien Corona. Di Jakarta ada 3.350 dokter dan 7.300 perawat.

Kendati demikian, Anies Baswedan masih belum mendapatkan data soal jumlah dokter dan perawat yang tertular Corona tersebut.

“Saya belum ada angkanya,” pungkas Anies Baswedan. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of