azis-syamsuddin
Aziz Syamsuddin.

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Golkar mengaku ikut senang atas hasil survei Median yang menunjukkan bahwa Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai kandidat capres terkuat untuk Pilpres 2024.

Waketum Partai Golkar Aziz Syamsuddin mengatakan partainya bisa saja berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pilpres mendatang.

“Ya alhamdulillah-lah. Kan Pak Prabowo juga sebagai tokoh nasional. Mudah-mudahan nanti beliau sehat dan Gerindra dan menyokong beliau. Bisa aja ada kesempatan nanti berkoalisi sama Golkar,” ujar Aziz Syamsuddin di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.

Menurut Azis Syamsuddin, pihaknya akan tetap menjaga hubungan dengan Partai Gerindra. Meski begitu, dirinya menyebut Partai Golkar saat ini fokus pada tugas dan fungsinya di DPR.

Baca juga:   Bantah 'Nyelonong', Gerindra: Prabowo Sudah Informasikan Rencana Bertemu Jokowi dalam Rapat Koalisi

“Mudah-mudahan, terus kita jajakilah. Dan itu masih jauh, 2024 masih jauh. Kita fokus dulu ke DPR dengan kerja-kerja ini membahas UU, pengawasan, bagaimana mengatasi banjir ini, bagaimana menyelesaikan pemerataan, nanti Lebaran dan sebentar lagi puasa, mengantisipasinya bagaimana,” pungkas Aziz Syamsuddin.

Seperti diketahui, survei itu dilakukan Median pada pekan pertama dan kedua Februari 2020. Ada 1.200 responden dalam survei yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Prabowo Subianto menempati tingkat popularitas tertinggi atau sebesar 93,6 persen disusul Sandiaga Uno, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Puan Maharani. Kemudian menyusul nama Mahfud MD, Ridwan Kamil, Khofifah Indar Parawansa, Tito Karnavian, dan Gatot Nurmantyo.

Baca juga:   Ferdinand Berhenti Dukung Prabowo-Sandi, BPN: Jangan Drama, Kami Tak Pernah Bully

Lebih lanjut, responden lalu diberi pertanyaan ‘jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dari nama-nama berikut ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?’. Hasilnya, Prabowo Subianto meraih elektabilitas tertinggi.

“Kalau pemilu diadakan saat pengambilan data, maka yang menang Prabowo 18,8 persen. Ditempel Anies Baswedan 15,8 persen, tipis sekali, masih masuk dalam margin of error,” papar Direktur Median Rico Marbun di kawasan Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin, 24 Februari 2020. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of