Desmond-J-Mahesa
Desmond J Mahesa. (foto: detik)

harianpijar.com, JAKARTA – Hasil survei Median memperlihatkan dua nama yang menonjol sebagai capres 2024, yakni Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menilai Prabowo Subianto cocok jadi presiden dan Anies Baswedan jadi wakil presiden.

“Susah saya, Anies teman saya, Prabowo bos saya, bagaimana saya berkomentar,” ujar Desmond J Mahesa di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

Kendati demikian, Desmond J Mahesa menilai yang paling cocok adalah Prabowo Subianto menjadi presiden dan Anies Baswedan menjadi wapresnya.

“Paling bagus menurut saya, Prabowo presiden, Anies wapresnya, nah bagus tuh,” sebutnya.

Menurut Desmond J Mahesa, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan cocok karena dirinya mengenal keduanya. Selain soal kapasitas, kedua sosok itu juga dinilai mumpuni.

Baca juga:   Gerindra ke Pengkritik Anies: Beri Kritik yang Cerdas, Bukan Sekadar Asal Beda

“Dua-duanya saya kenal. Selain kenal, dua-duanya punya kapasitasnya kan,” kata Desmond J Mahesa.

Sedangkan terkait ucapan Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen yang menyebut justru elektabilitas Prabowo Subianto menurun, Desmond J Mahesa tak mempersoalkannya. Dirinya justru menyinggung ucapan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri soal tak memaksakan anak.

“Ya nggak apa-apa, bisa betul, masih lama 2024. Karena yang pasti naikkan AHY kan, itu kan biasa saja, masa kita percaya itu, kita lebih percaya Mbak Mega. Jangan paksa-paksa anak,” ujar Desmond J Mahesa.

Seperti diketahui, survei itu dilakukan Median pada pekan pertama dan kedua Februari 2020. Ada 1.200 responden dalam survei yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga:   Politisi Gerindra: Empat Penyebab BUMN Jadi Surga Bagi Koruptor dan Presiden Harus Perbaiki

Prabowo Subianto menempati tingkat popularitas tertinggi atau sebesar 93,6 persen disusul Sandiaga Uno, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Puan Maharani. Kemudian menyusul nama Mahfud MD, Ridwan Kamil, Khofifah Indar Parawansa, Tito Karnavian, dan Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut, responden lalu diberi pertanyaan ‘jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dari nama-nama berikut ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?’. Hasilnya, Prabowo Subianto meraih elektabilitas tertinggi.

“Kalau pemilu diadakan saat pengambilan data, maka yang menang Prabowo 18,8 persen. Ditempel Anies Baswedan 15,8 persen, tipis sekali, masih masuk dalam margin of error,” papar Direktur Median Rico Marbun di kawasan Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin, 24 Februari 2020. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of