Merasa Dihina di Youtube, Kuasa Hukum: FPI Akan Laporkan Ade Armando ke Bareskrim Polri

Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Front Pembela Islam (FPI) melalui Kuasa Hukum nya Aziz Yanuar akan melaporkan Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando ke Bareskrim Polri, terkait dugaan ujaran kebencian saat menghina FPI dengan kata-kata kasar di media sosial.

Menurut Aziz, bahwa rencananya laporan itu akan diajukannya ke Bareskrim Polri pada Senin 10 Februari 2020 (hari ini-red).

“Iya benar, besok (hari ini-red) kami ke Bareskrim jam 13.00 siang,” kata Aziz saat dikonfirmasi, Minggu 9 Februari 2020.

Selanjutnya, ditegaskan Azis, bahwa FPI menggugat Ade Armando itu karena dinilai telah melakukan ujaran kebencian atas pernyataannya yang dinilai telah menghina FPI dengan kata-kata kasar dalam acara bincang-bincang di channel youtube Realita TV.

Baca juga:   FPI Bantah Laskar Pengawal Habib Rizieq Dibekali Senjata Api, Polisi Ungkap Bukti Voice Note

“Ade Armando mengatakan bahwa “FPI itu organisasi preman, Bangsat” dan beberapa pernyataan yang tendensinya menghina dan provokatif pada sebuah acara Talk show sangatlah menyinggung perasaan Keluarga Besar FPI yang merupakan organisasi yang legal di negara ini,” tegas Aziz.

Sementara, dikatakan Azis, bahwa rencananya akan menggugat Ade Armando dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Pasal 28 ayat (2) dan Jo Pasal 45 tentang penyebaran ujaran kebencian di media sosial dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun.

Baca juga:   Munarman FPI: Laskar Kami Tak Pernah Dibekali Senjata Api, Ini Fitnah Luar Biasa

Dan, Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang menyatakan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia di muka umum dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun. [elz/sua]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar