Persiapan Pilkada Solo 2020, Gibran: Tidak Ada Persiapan Khusus Ikuti “fit and proper test”

Gibran-pilwakot-solo
Gibran Rakabuming Raka.

harianpijar.com, SOLO – Bakal calon Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengaku siap mengikuti “fit and proper test” kedua ke DPP PDIP di Jakarta, terkait persiapan Pemilihan Kepada Daerah Surakarta 2020.

“Saya sudah mendapatkan surat untuk mengikuti proses fit and proper test yang kedua di DPP PDIP di Jakarta, pada Senin (hari ini-red),” kata Gibran saat menghadiri acara “Doa dan Silaturahmi” di DPC Projo Surakarta, Minggu 9 Februari 2020.

Menurut Gibran, bahwa untuk mengikuti fit and proper test yang kedua sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta tidak ada persiapan khusus.

“Saya tidak ada persiapan khusus, dan hanya menguncapkan ‘bismillah’ berangkat ke Jakarta,” ujar Gibran.

Selanjutnya, Gibran juga menyinggung soal meminta doa restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ibunda, Iriana Jokowi, bahwa dirinya sudah bertemu dengan bapak dan ibu di Jakarta, pada Jumat 7 Februari 2020 lalu.

Baca juga:   Djarot: Tidak Dilengkapi Bukti Kuat, KPK Ditolak Masuk ke Kantor PDIP

“Saya setelah ketemu dengan bapak dan ibu minta doa restu, kemudian kembali ke Solo dan Senin 10 Februari 2020, kembali ke Jakarta lagi untuk mengikuti fit and proper test,” ucap Gibran.

Kemudian, Gibran juga menjelaskan, kenapa dirinya masuk dunia politik, yakni tujuannya sama ingin bermanfaat untuk orang banyak. Jika pengusaha yang disentuh hanya ribuan orang, tetapi masuk politik bisa 500 ribu orang atau lebih banyak.

“Saya yang jelas selama tiga bulan terakhir ini, secara rutin turun ke bawah untuk penyerap aspirasi warga. Hal ini, juga perlu saya tekankan relawan Projo, jujur saja minta maaf lebih suka kegiatan yang langsung mengenal ke masyarakat bawah,” jelas Gibran.

Selain itu, Gibran juga menghindari yang namanya deklarasi, namun dirinya menyukai langsung ke masyarakat tidak perlu memakai tenda atau kursi, tetapi dengan tikar saja tidak masalah. Jika ada keluhan atau aspirasi silakan disampaikan langsung kepada dirinya.

Baca juga:   DPD PDIP Lampung Pecat Dua Kader

“Saya setiap hari kegiatannya seperti itu, lima hingga enam titik saya kunjungi untuk menerima aspirasi warga untuk mencari solusinya. Jika bisa langsung dapat diselesaikan sekarang, kami selesaikan. Namun, jika tidak menjadi catatan sebagai pekerjaan rumah saya,” ujar Gibran.

Namun, menurut Gibran, untuk mencari solusi dari aspirasi masyarakat tidak perlu menjadi wali kota nanti. Warga jika mengeluh misalnya air PDAM keruh, dapat dibuatkan sumur dalam, tidak perlu menunggu dirinya menjadi wali kota, karena air kebutuhan sehari-hari warga.

Tetapi, yang terpenting bisa mendengarkan aspirasi masyarakat dan bisa disinkronkan visi misinya dengan program-program unggulannya.

“Saya tidak mau programnya tidak tepat sasaran. Saya ingin menjadi pemimpin yang dapat menyelesaikan masalah,” tandas Gibran yang juga merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini. [elz/ant]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar