Soal Penggrebekan PSK NN, Donny: Jarak Indonesia Laporkan Andre Rosiade ke Bareskrim Polri

Andre-Rosiade
Andre Rosiade. (foto: detik/Ari Saputra)

harianpijar.com, JAKARTA – Jaringan Aktivis Indonesia (Jarak Indonesia) menurut rencana akan melaporkan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade ke Bareskrim Polri atas dugaan turut serta membantu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus penggerebekan pekerja seks berinisial NN di Padang, Sumatra Barat.

Menurut Penanggung jawab Jarak Indonesia Donny Manurung, bahwa mereka berasal dari berbagai mantan aktivis dari HMI, GKMI dan BEM di Indonesia.

“Besok kami laporkan ke Bareskrim jam 11.00 WIB atas nama Jaringan Aktivis Indonesia, penanggungjawabnya saya,” kata Donny saat dikonfirmasi, Minggu 9 Februari 2020.

Selanjutnya, ditegaskan Donny, bahwa tindakan Andre Rosiade telah melanggar dua ayat di Pasal 56 KUHP yang berbunyi; mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan dan mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan.

Baca juga:   Prabowo-Jokowi Bertemu, Gerindra Tak Khawatirkan Dukungan PA 212

“Apa keterlibatan dia dalam penggrebekan itu? Ada dalam pasal 56, dan Andre Rosiade itu juga sebenarnya tidak boleh menjadi bagian dari penyidikan atau penyelidikan kepolisian untuk membuktikan prostitusi. Karena Andre bukan anggota polisi, Andre Rosiade siapa? Apakah dia anggota polisi? Kan bukan,” tegas Donny.

Selain itu, Donny juga menjelaskan, bahwa polisi juga diminta untuk menangkap Bimo Nurahman, orang yang disebut sebagai suruhan Andre Rosiade untuk masuk ke dalam kamar dan berhubungan badan bersama NN.

Sementara, menurut seorang pekerja seks berinisial NN (26) mengaku dipesan melalui aplikasi MiChat kemudian terjebak di skenario Andre Rosiade yang membooking kamar 606 di Hotel Kyriad Bumi Minang dan melayani ajudan Andre Rosiade bernama Bimo Nurahman.

Baca juga:   Soal Sandiaga Capres 2024, Fadli Zon: Masih Prematur

Namun, setelah berhubungan badan dengan Bimo Nurahman, tiba-tiba NN digrebek polisi dengan banyak wartawan yang merekam proses penggrebekan. Bahkan, NN kemudian ditahan hingga Sabtu 8 Februari 2020 dan dibebaskan dengan penangguhan penahanan oleh keluarga dan kuasa hukumnya.

Sedangkan, menurut Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, bahwa tindakan tersebut sengaja dilakukannya sebagai bentuk laporan masyarakat agar kampung halamannya terbebas dari prostitusi.

Namun, berdasarkan struk reservasi yang diperoleh, Andre Rosiade mem-booking hotel tersebut pada 26 Januari 2020 dengan waktu check-in pukul 14.00 WIB. Sementara waktu check out pukul 12.00 WIB pada tanggal 27 Januari 2020. [elz/sua]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar