Wawan: BIN Siap Bantu Pencarian Tersangka Kasus Suap Harun Masiku

harun-masiku
Harun Masiku.

harianpijar.com, JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan siap membantu pencarian tersangka suap Harun Masiku jika diperlukan. Meskipun, kasus Harun Masiku merupakan bagian dari pekerjaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“BIN siap membantu jika diperlukan, karena sudah ditangani KPK maka masalah ini menjadi ranah KPK. Ada pembagian tugas antara kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Ini ranah yudikatif, BIN tidak elok jika intervensi,” kata Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Poerwanto saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu 8 Februari 2020.

Selanjutnya, Wawan juga membantah terkait rumor keberpihakan Kepala BIN, Budi Gunawan terhadap Harun Masiku. Pasalnya, pengejaran buronan memiliki tingkat kesulitannya sendiri.

Baca juga:   Rencana Amien Rais Ke KPK, Jubir: KPK Harus Netral dan Pimpinan Wajib Hindari Pertemuan

“Tidak benar bahwa BIN berpihak terkait kasus Harun Masiku, ini murni kasus hukum, memang perlu waktu untuk menangani ataupun menangkap Harun, ada yang berbulan-bulan, ada juga yang tahunan. Jadi tidak bisa lantas kita berasumsi bahwa memburu teroris saja mudah, tapi memburu Harun Masiku kok susah,” ucap Wawan.

Menurut Wawan, bahwa meski demikian BIN tetap mendukung proses penegakan hukum serta perkuatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga:   Ibas: Fraksi Demokrat Pernah Dilobi Bergabung Untuk Gulirkan Hak Angket KPK

“BIN tetap dukung proses penegakan hukum serta perkuatan KPK,” ujar Wawan.

Sementara sebelumnya, politikus Partai Demokrat Andi Arief meminta BIN turun tangan membantu KPK dan Polri mencari Harun Masiku yang merupakan kader PDIP yang menjadi tersangka kasus suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota dewan.

Karena, hal itu perlu untuk membantah sejumlah tudingan soal kedekatan antara Kepala BIN Budi Gunawan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sedangkan diketahui, dalam UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbaru lembaga antikorupsi itu masuk dalam rumpun eksekutif. [elz/cnn]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar