Simpatisan ISIS Ingin Pulang, Sutiyoso: Mereka Sudah Kalah Jadi Mau Balik

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan juga Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. H Sutiyoso. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. H Sutiyoso menyebut ribuan simpatisan ISIS yang terdiri dari perempuan dan anak-anak, kian membanjiri berbagai kamp pengungsian dan bahkan nasib mereka kini tidak jelas.

Selain itu, mereka juga terkatung-katung di pengungsian dan berharap bisa kembali ke negara asal. Sementara, sekitar 600 simpatisan ISIS asal Indonesia pun berharap sama, bisa kembali ke tanah air.

“Mereka datang ke Suriah karena terpikat pada mimpi kekhalifahan ISIS. Sehingga mereka rela¬† dan melepaskan kewarganegaraan asal mereka,” kata Sutiyoso, dalam acara channel YouTube Talk Show Tv One pada Sabtu 8 Februari 2020.

Menurut Sutiyoso, kelompok ISIS ini telah menjadi perhatian serius masyarakat, bahkan sejak mulai merebaknya kelompok ini pada 2015 lalu. Selain itu, propaganda kelompok ini begitu kuat sehingga banyak yang tertarik untuk bergabung.

Baca juga:   Wakil Ketua Umum MUI: Waspadai ISIS Incar Pelajar Sebagai Pengikut

“Saat saya masih jadi Kabin, soal terorisme ini cukup menjadi perbincangan sekaligus perhatian dunia. Sekitar 2015-an kelompok ini berupaya mempengaruhi negara-negara muslim untuk ikut bergabung, termasuk Indonesia,” ujar Sutiyoso yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) pada 2015-2016 lalu.

“Hebatnya lagi propaganda mereka, bukan saja negara-negara muslim yang bisa mereka pengaruhi, tapi juga negara-negara barat, dengan iming-iming surga. Kini setelah mereka kalah, mereka mau kemana?,” lanjutnya.

Selanjutnya, ditegaskan Sutiyoso, bahwa mereka tidak mudah begitu saja dapat diterima oleh negara-negara tetangga Suriah yang juga musuh ISIS.

Baca juga:   Pasukan Irak Bergerak Maju Lebih Dalam di Mosul

“Dia enggak punya apa lagi-lagi, pakaian enggak punya, anaknya ndak sekolah sebagainya negara yang dia tumpangi juga lawan-lawan ISIS semua pasti mereka enggak welcome,” tegas Sutiyoso.

Karena itu, dikatakan Sutiyoso, bahwa akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke negara asalnya, termasuk simpatisan ISIS asal Indonesia. Bahkan, menurutnya mereka sekedar mencari perlindungan saja.

“Maka ke mana pikiran paling baik? Pulang ke negeri sendiri, wajar mereka ingin pulang ke sini, mau kemana lagi?” ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Sutiyoso, bahwa mereka yang mau pulang kita biarkan saja. Apakah secara otomatis kewarganegaraannya hilang, itu sudah ada undang-undang yang mengaturnya. Selain itu, diharapkan agar pemerintah dapat mengambil sikap bijak untuk kepentingan keamanan negara. [elz/rmol]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar