Surya-Sohibul
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera PKS Sohibul Iman.

harianpijar.com, JAKARTA – Pakar komunikasi politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Gun Gun Heryanto menilai pertemuan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan hal yang wajar.

Menurut Gun Gun, dunia politik Indonesia yang tidak bersifat linier amat memungkinkan intensitas pertemuan kedua partai akan berlanjut.

“Ada upaya untuk mengatasi pshycological barier yang kemudian antarpartai punya kebutuhan, di satu sisi berkompetisi dan di sisi lainnya bersinergi. Itu biasa,” kata Gun Gun  di Jakarta, Rabu 29 Januari 2020.

Baca juga:   Akbar Tanjung Khawatir Tren Elektabilitas Golkar Turun di Bawah...

Selanjutnya, Gun Gun juga menegaskan, bahwa akan ada dua wacana yang muncul dari intensitas pertemuan kedua partai. Dalam jangka pendek misalnya, ia berpendapat hubungan kedua partai akan menimbulkan dinamika politik yang berkaitan dengan Pilkada 2020.

“Untuk memperluas manuver politik, itu bisa saja NasDem bersama PKS,” tegasnya.

Sementara, dikatakan Gun Gun, dalam jangka panjang potensi pemanfaatan hangatnya hubungan kedua partai untuk kontestasi elektoral amat memungkinkan. Karena, kedua partai terbilang memiliki suara yang berpengaruh.

“Proses politik di Indonesia sangat cair dan basisnya adalah sinergi, saya melihat bisa saja NasDem suaranya 9,05% dan PKS 8,25%. Ini adalah modal politik, modal elektoral. Ini modal dasar untuk proses komunikasi juga,” ujar Gun Gun.

Baca juga:   PKS Ajak Parpol Pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 Tetap Jadi Oposisi

Selain itu, Gun Gun juga menjelaskan, bahwa pertemuan yang dilakukan oleh partai besutan Surya Paloh dan partai yang dipimpin Sohibul Iman itu merupakan pendekatan politik yang menekankan pada keuntungan dan kesepemahaman bersama.

“Bisa saja di titik tertentu ada keuntungan bersama yang mungkin dikerjasamakan, entah di dalam parlemen, di luar parlemen, maupun elektoral,” jelas Gun Gun. [elz/med]

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar