Politisi NasDem: Pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman Wujud Silaturahmi Politik

taufiqulhadi-3
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Teuku Taufiqulhadi. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Teuku Taufiqulhadi mengaku pertemuan antara Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman merupakan wujud silaturahmi kedua partai.

Menurut Taufiqulhadi, pertemuan tersebut sebagai silaturahmi balasan yang dilakukan NasDem kepada PKS sekaligus membicarakan isu kenegaraan yang tengah ramai dibicarakan.

“Kami mengambil isu tertentu yang kami highlight karena itu yang penting bagi negara,” kata Taufiqulhadi di Primetime News Metro TV, Rabu 29 Januari 2020.

Selanjutnya, ditegaskan Taufiqulhadi, bahwa pertemuan itu membahas berbagai isu kenegaraan. Karena itu, amat sayang untuk dilewatkan dalam pertemuan tersebut. Lantaran, melalui pertemuan itu juga kedua partai dapat menyamakan persepsi terkait beberapa isu.

Baca juga:   PKS Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM: Kebijakan Ini Sungguh Tak Berempati!

“Misal soal omnibus law, kami setuju bahwa omnibus law ini akan menyelesaikan persoalan kebangsaan ke depan. Jadi kami perlu memberi perhatian pada isu ini. Kami tidak mempersoalkan NasDem di dalam (pemerintahan) dan PKS di luar,” tegas Taufiqulhadi.

Selain itu, Taufiqulhadi juga membantah, bahwa Partai NasDem berperan sebagai jembatan antara PKS yang berada di lingkar oposisi kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bahkan, menurutnya hal itu terlalu berlebihan dan tidak pernah ada upaya untuk melakukan hal tersebut.

“Menurut saya yang paling penting, isu pemerintahan saat ini seperti omnibus law itu sudah ada kesamaan sikap, membuat suasana kondusif. Itu bukan dalam konteks menjembatani,” ujarnya.

Baca juga:   PKS: Indonesia Tak Boleh Masuk dalam Kutub Konflik Rusia-Ukraina

Lebih lanjut, Taufiqulhadi juga memastikan akan ada pertemuan lain yang akan dilakukan oleh kedua partai. Bahkan, pertemuan itu akan dijadikan sarana bagi NasDem dan PKS untuk kembali membahas isu nasional yang berkembang, yaitu isu otonomi khusus di Aceh dan Papua misalnya, akan menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan selanjutnya.

“Ketum NasDem telah menyatakan untuk segera dilangsungkan pertemuan berikutnya seperti FGD membahas Aceh dan Papua terkait otonomi khusus,” tandas Taufiqulhadi. [elz/med]

SUMBERMedia Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini