Ferdinand-Hutahaean
Ferdinand Hutahaean. (foto: detik/Yulida Medistiara)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua Divisi Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dalam akun twitternya @FerdinandHaean2, yang diunggah Senin 20 Januari 2020 menyentil Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berubah sikap soal Pansus Jiwasraya dari yang semula mendukung dan menjadi menolak adanya Pansus, karena hanya akan menimbulkan kegaduhan.

Selain itu, Ferdinand juga membandingkan sikap partai berlogo banteng moncong putih tersebut dengan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang juga menyeret nama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Sebelum OTT KPK atas Wahyu dan Kader PDIP, statusnya masih dukung Pansus Jiwasraya. Setelah OTT sekarang statusnya menolak Pansus dan bilang hanya buat gaduh. Perampokan puluhan Trilliun ngga gaduh? Lu kira ini suap yang harus diam-diam?” cuit Ferdinand melalui akun twitternya @FerdinandHaean2, Senin 20 Januari 2020.

BERITA PILIHAN SPONSOR

Baca juga:   Soal Harun Masiku, Politisi Demokrat: Menkumham Yasonna Sebarkan Berita Bohong ke Publik

Selanjutnya, Ferdinand juga membandingkan sikap PDIP yang disampaikan langsung oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada 8 Januari lalu yang mendukung adanya Pansus. Namun, sikap tersebut kini berbeda.

“Termasuk pansus, itu kan kesepakatan di DPR. Sekiranya langkah-langkah itu akan memberikan dukungan pengungkapan kasus tersebut, kami akan memberikan dukungan,” kata Hasto.

Baca juga:   Hasto: Diakui Kabinet Jokowi Tidak Dapat Menyenangkan Semua Orang

Sementara, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus juga mengatakan, sudah tidak ada lagi urgensi untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait kasus dugaan penyelewengan dana asuransi Jiwasraya.

“Kita ingin agar proses hukum yang terjadi di kejaksaan itu itu benar-benar terjadi secara cepat. Sehingga, kita tidak melihat urgensinya lagi harus bentuk Pansus itu yang sudah disepakati,” kata Deddy di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 19 Januari 2020 belum lama ini. [elz/med]

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar