Politisi PAN Mulfachri Harahap. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Pengamat politik yang juga Direktur Paramadina Public Policy Institute, Ahmad Khoirul Umam mengatakan pelaksanaan Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) yang akan digelar pada pertengahan Februari 2020 mendatang, disebut paling memprihatinkan.

Pasalnya, bahwa ketegangan friksi politik antara dua tokoh penting PAN adalah petahana Ketua Umum Zulkifli Hasan dan juga sang pendiri PAN Amien Rais yang notabene memiliki hubungan kekerabatan dekat yakni sebagai besan.

Menurut Khoirul, Kongres kali ini menjadi ujian bagi soliditas kepemimpinan Zulkifli Hasan, apakah memang mengakar atau bahkan justru keropos.

“PAN harus keluar dari bayang-bayang Amien Rais” telah digaungkan, tapi efektivitas narasi itu masih perlu dipertanyakan,” kata Khoirul saat dikonfirmasi, Jumat 17 Januari 2020.

Baca juga:   Nilai PAN Ada 2 Kubu, Novel: Amien Rais ke 212, Zulhas Genit ke Pendukung Jokowi

Selanjutnya, dijelaskan Khoirul, PAN merupakan partai tradisional yang memiliki basis pemilih loyal yang didominasi Muslim yang berafiliasi ke Organisasi masyarakat (Ormas) Muhammadiyah. Bahkan, salah satu variabel penting dari ketradisionalan PAN, adalah ketergantungan yang sangat besar terhadap figur Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Selain itu, sejarah telah membuktikan bahwa siapa yang berhadap-hadapan dengan Amien Rais saat merebut kursi Ketua umum pasti akan kalah.

“Dalam sejarah PAN, semua pihak yang berhadapan dengan Amien Rais dalam memperebutkan posisi puncak kepemimpinan PAN, hampir pasti selalu kalah. Karena itu, jika Zulhas menang, itu akan menjadi sejarah baru bagi tradisi kepemimpinan di internal PAN,” jelasnya.

Baca juga:   Zulkifli Hasan Sebut Amendemen UUD 1945 Tak Bisa Dilakukan di Periode 2014-2019

Lebih lanjut, ditegaskan Khoirul, melihat dukungan terbuka Amien Rais kepada paket calon Ketua Umum dan Sekjen PAN, yakni Mulfachri-Hanafi Rais hingga saat ini nampak belum memiliki tingkat popularitas yang memadai di mata publik.

Karena itu, diprediksi jika Mulfachri – Hanafi Rais bisa memenangkan Kongres V PAN, bukan tidak mungkin mereka hanya akan menjadi “wayang” politik bagi Amien Rais.

“Tingginya ketergantungan PAN terhadap figur Amien Rais mengindikasikan bahwa PAN membutuhkan figur sentral yang berpengaruh. Jadi kalaupun nanti mereka (Mulfachry Harahap-Hanafi Rais) terpilih, mereka tidak ubahnya wayang yang dimainkan dalang atau mentornya, Amien Rais,” tegas Khoirul Umam. [elz/rmol]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of