Bakal Calon (Balon) Wali Kota Solo dan juga merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka. (Foto:Google).

harianpijar.com, SOLO –  Bakal Calon (Balon) Wali Kota Solo dan juga merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka, belum menanggapi serius pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, yang mendukung anak muda terjun ke politik untuk menjadi kepala daerah.

Selain itu, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tidak mau buru-buru senang soal hal itu, sambil menunggu pernyataan Hasto Kristiyanto dalam sikap resmi Partai Demokarsi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Ya sudah, kita tunggu saja statemen resminya,” kata Gibran saat di konfirmasi, di Solo, Selasa 14 Januari 2020.

Menurut Gibran, bahwa dirinya hingga saat ini belum mendengar kabar dari DPP PDIP mengenai pengumuman rekomendasi untuk Pilkada Solo 2020. Bahkan, dirinya juga belum membaca berita yang mengabarkan pernyataan Sekjen PDIP tersebut.

Sementara, saat fit and proper test di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah di Semarang Desember lalu, PDIP telah memberitahukan tahapan penjaringan bakal calon kepala daerah.

Baca juga:   Soal Perppu KPK, Moeldoko: Ibarat Memakan Buah Simalakama bagi Jokowi

“Saya belum dipanggil. Waktu fit and proper test sudah diberitahu kalau akan dipanggil sekiranya dapat rekomendasi,” ujar Gibran.

Sedangkan, ditegaskan Gibran saat ditanya apa yang akan dilakukan jika menjadi Wali Kota Solo, dirinya akan melanjutkan pekerjaan Wali Kota FX Rudyatmo, salah satunya penataan daerah Sriwedari.

“Ya yang baik-baik diteruskan saja,” tegas Gibran.

Kemudian, Gbran juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di bawah kepemimpinan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo telah menyusun master plan penataan kawasan Sriwedari. Bahkan, rencana penataan yang disusun Pemkot Solo sudah cukup baik.

“Master plan-nya kan ada. Ya sesuai master plan saja,” jelasnya.

Seperti diketahui, selain putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, santer kandidat kuat dari PDIP untuk Pilkada Solo adalah Achmad Purnomo – Teguh Prakosa. Selain itu, Ahmad Purnomo saat ini menjabat Wakil Wali Kota Solo.

Baca juga:   Pilwakot Medan, Dasco: Menantu Presiden Jokowi Sudah Bangun Komunikasi Dengan Gerindra

Namun, beberapa hari lalu santer diberitakan PDIP akan mengusung calon muda untuk Pilkada Solo. Tetapi, Ahmad Purnomo tetap optimistis rekomendasi itu akan jatuh ke tangannya.

“Ya harus optimis. Mosok mau pesimis,” kata Ahmad Purnomo yang kini berusia 71 tahun itu.

Sementara sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP membuka ruang bagi anak-anak muda untuk maju di Pilkada 2020, termasuk putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka.

“Tentu saja Mas Gibran juga punya kepedulian yang begitu besar dan tentu saja partai membuka ruang itu. Apalagi banyak pemimpin muda dari PDIP yang berhasil,” kata Hasto Kristiyanto usai gelaran Rakernas PDIP 2020, di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu 12 Januari 2020 lalu. [elz/cnn]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of