Juru bicara kepresidenan Fadjroel Rahman. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman menyebut pemerintah mengapresiasi atas penetapan lima orang tersangka oleh Kejasaan Agung RI, terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

”Mengapresiasi kerja keras Kejaksaan Agung RI bersama pihak terkait untuk menegaskan penegakan hukum terhadap kasus dengan menetapkan dan menahan lima tersangka,” kata Fadjroel dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.

Menurut Fadjroel, bahwa penegakan hukum tanpa pandang bulu, sesuai dengan prinsip politik hukum Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, merupakan langkah maju dalam penanganan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tersebut.

Baca juga:   Wiranto: Undang-Undang Memungkinkan Papua untuk Tambah Provinsi

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga senantiasa berpedoman bahwa hukum harus ditegakkan setegak-tegaknya karena Republik Indonesia adalah negara hukum bukan negara kekuasaan.

“Terhadap kepentingan masyarakat yang terkait dengan kerugian finansial, arahan Presiden kepada Menteri BUMN dan Menteri Keuangan agar dipertimbangkan langkah-langkah terukur memenuhi penyelamatan dana nasabah,” ujar Fadjroel.

Baca juga:   Soal 'Dendam' Megawati, Syarief Hasan: Itu Pandangan Andi Arief Pribadi

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung menahan lima orang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Diantaranya, yakni mantan direktur utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hendrisman Rahim, Eks Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya Hary Prasetyo dan bekas Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Kemudian, ikut ditahan Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat. [elz/ant]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of