Komisioner KPU Ditangkap KPK, Pengamat Politik: Memalukan

adi-prayitno
Pengamat politik dan juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Syarif Hidayatullah UIN Jakarta Adi Prayitno menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Komisoner KPU Wahyu Setiawan menambah daftar panjang pimpinan KPU yang pernah tersangkut korupsi.

Menurut Adi, bahwa Komisioner KPU yang selama ini dianggap bersih atau diibaratkannya sebagai “manusia setengah dewa” berubah menjadi momok yang memalukan.

Baca juga:   Mardani PKS: Revisi yang Lemahkan Peran dan Fungsi KPK Harus Ditolak

“Ini jelas sangat memalukan di tengah upaya negara bersih-bersih lembaga politik dari koruptor. Malah komisioner KPU yang isinya “manusia setengah dewa” kena OTT. Ironis sekali,” kata Adi saat dikonfirmasi, Kamis 9 Januari 2020.

Selanjutnya, ditegaskan Adi, bahwa keraguan masyarakat mengenai integritas petinggi KPU seperti mendapat jawaban saat KPK menangkap Wahyu Setiawan.

“Penangkapan wahyu menjadi penegas bahwa penyelenggara KPU suka main mata urusan politik praktis,” tegas Adi.

Baca juga:   Polri Selidiki Motif Penyiraman Air Keras Ke Novel Baswedan

Kemudian, Adi juga mengatakan, bahwa kejadian ini juga menjadi momen pemebelajaran bagi seluruh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang masih bertugas.

“OTT Wahyu menjadi penyadar oknum penyelenggara pemilu untuk kembali ke jalan yang benar. Mereka adalah manusia pilihan, suci, bebas dari praktik korupsi,” tandas Adi Prayitno yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini. [elz/rmol]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar