Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: dok. PKS)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku mendukung rencana untuk merevisi Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Bahkan, selain untuk memisahkan pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg), PKS juga mendorong agar ambang batas presiden dan parlemen menjadi 7 persen.

Baca juga:   Mendagri: DPR Ingin Negara Bayar Saksi Pemilu Rp 10 Triliun Sekali Pencoblosan

“Wajib direvisi. Akan sangat baik 7 persen aja (ambang batasnya),” kata Mardani saat dikonfirmasi, di Kawasan Menteng, Jakarta, Jumat 20 Desember 2019.

Menurut Mardani, bahwa dengan ambang batas 7 persen itu, akan membuka peluang seluas-luasnya bagi para calon yang ingin mendaftar dan membuat partai politik semakin sehat.

Baca juga:   Fadjroel: Pernyataan Presiden ke NasDem Itu Humor Persahabatan

“Sehingga partainya sedikit dan yang mencalonkan bisa lebih banyak,” tandas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. [elz/rmol]

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar