Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Pengamat politik yang juga Dosen di Universitas Mercu Buana, Maksimus Ramses Lalongkoe menilai, Anies Baswedan seharusnya mundur dari jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, terkait munculnya sejumlah kasus terhadap kinerja Pemerintahan DKI Jakarta.

Bukan malah menyalahkan anak buah dan bahkan sampai melakukan pemecatan terhadap bawahannya.

“Harusnya Anies yang mundur dari jabatannya, karena selalu terjadi kecolongan di berbagai hal di Jakarta,” kata Maksimus di Jakarta, Rabu 18 Desember 2019.

Menurut Ramses, pandangannya menyikapi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyalahkan anak buah, bahkan mencopot pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Alberto Ali, terkait pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk diskotek Colosseum 1001.

Baca juga:   Pengamat: Jika Prabowo yang Ditawari, Kursi Menteri Belum Tentu untuk Gerindra

“Saya kira tidak hanya terkait Colosseum, ada banyak hal lain di Jakarta yang menjadi pusat perhatian publik. Mulai dari anggaran (misalnya usulan pembelian lem aibon), honorer masuk got, hingga penghargaan itu,” ujar Ramses.

Selanjutnya, ditegaskan Ramses, mengemukanya hal-hal kontroversial terkait kinerja aparatur Pemda DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Basweda, bukti kepemimpinan mantan mendikbud itu sudah di ‘lampu merah’.

Baca juga:   Pengamat Nilai Pendukung Prabowo Pasti Kecewa jika Gerindra Gabung Jokowi

“Artinya, kepemimpinan Anies saya kira sudah sampai di lampu merah, harusnya dia (Anies Baswedan-red) yang mundur. Saya kira publik sudah bisa menilai Anies dianggap gagal memimpin Jakarta dengan berbagai hal yang telah saya jelaskan tadi itu,” tegas Ramses yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia (L-API) ini. [elz/jpnn]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of