Soal Elektabilitas Gibran, Begini Kata Partai Demokrat

Hinca-Panjaitan
Hinca Panjaitan. (foto: Monitor/Rangga)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Demokrat angkat suara soal rencana pencalonan Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Solo dan Bobby Afif Nasution di Pilwalkot Medan. Partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menekankan akan mengusung calon yang memiliki peluang menang besar.

“Kita kan mengajukan untuk menang, yang punya potensi menangnya itu lebih tinggi,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

Hinca Panjaitan pun lalu menyinggung soal survei elektabilitas Gibran Rakabuming Raka. Dirinya menuturkan survei tersebut menjadi salah satu faktor pertimbangan Partai Demokrat.

“Karena itu, elektabilitas kemudian popularitas alat ukur yang paling ideal per hari ini adalah survei. Survei itu keniscayaan dalam demokrasi, nggak bisa diabaikan survei itu, karena itu juga menjadi salah satu alat ukur, bukan satu-satunya,” terangnya.

Baca juga:   Kembali Bicara Usai KLB Demokrat, Moeldoko: Terjadi Pertarungan Ideologis Jelang 2024

Selain itu, Hinca Panjaitan juga tidak sepakat dengan anggapan yang menyebut Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Afif Nasution sebagai dinasti politik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, dinasti politik apabila keduanya ditunjuk langsung oleh Jokowi.

“Yang dimaksud dinasti itu adalah penunjukan langsung. Artinya, bukan publik yang meminta. Tapi kalau publik memilih, tergantung pada siapa yang dipilih,” kata Hinca Panjaitan.

“Yang disebut dinasti, misalnya, anakku, itu ditunjuk aja, nggak publik. Nah kalau publik yang memilih kan nggak boleh dimarahi, karena itu pilihan publik. Karena itu, harus kita luruskan dinasti politik itu,” tambahnya.

Baca juga:   Enggan Komentar Banyak Soal Kabinet Jokowi, Demokrat: Kami Hanya Menonton dan Melihat

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka saat ini menduduki posisi kedua dalam elektabilitas. Hal itu merujuk dari hasil survei Median, dengan peringkat teratas Achmad Purnomo dengan elektabilitas 45 persen, sedangkan Gibran Rakabuming Raka 24,5 persen.

Survei itu dilakukan pada 3-9 Desember yang lalu. Survei melibatkan 800 responden dengan margin of error lebih kurang 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi kecamatan dan gender. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar