Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Foto;Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Sebanyak 30 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) kompak tetap satu suara mendukung Zulkifli Hasan untuk kembali memimpin PAN periode 2020-2025.

“Jadi DPW-DPW PAN mendukung Zulkifli Hasan untuk jadi ketua 2020-2025,” kata Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Barat, Muazzim Akbar dalam jumpa pers 30 Ketua DPW PAN di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu 7 Desember 2019 malam.

Selain itu, dari 30 DPW PAN, satu DPW yaitu Jawa Barat absen dalam jumpa pers tersebut. Namun, mereka mengklaim perwakilan Jawa Barat tetap satu suara mendukung Zulkifli Hasan pada Kongres mendatang.

Menurut Muazim, bahwa para anggota DPW juga sepakat agar penyelenggaraan kongres PAN kelima dihelat di Sulawesi Tenggara. Namun, tidak disebutkan kota mana kongres akan digelar.

“Bahwa 30 DPW Indonesia memohon kepada DPP untuk segera menetapkan pelaksanaan kongres di Sulawesi Tenggara. Keputusan dalam rakernas paling lambat Maret. Kami setujui itu tapi kami tidak buru-buru. Kami serahkan ke DPP terkait pelaksanaan kongres,” ujarnya.

Baca juga:   PAN: Pernyataan Jokowi Soal Menteri yang Berani Tepat

Sementara, pernyataan tersebut disampaikan para ketua DPW yang hadir menyikapi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN yang telah diselenggarakan pada Sabtu siang.

Selain itu, Rakernas PAN yang diselenggarakan di Hotel MIllenium, Jakarta itu ditutup lebih awal karena kericuhan. Pasalnya, karena para kader berebut untuk jadi tuan rumah kongres PAN 2020 mendatang.

Sementara, menurut Ketua DPW PAN Sulawesi Barat, Asri Anas menilai hal tersebut bukan sesuatu yang harus dibesar-besarkan. Karena, dalam berorganisasi, perbedaan itu merupakan hal yang biasa. Bahkan, tidak bisa perbedaan pendapat disebut ricuh.

“Kami sekalian meluruskan. Itu biasa. Itu dinamika biasa saja. Namanya organisasi,” kata Asri Anas.

Baca juga:   'Nyanyian' Kode Jokowi Terhadap Sikap PAN

Kemudian usai penutupan, Ketua Steering Committee Rakernas PAN Tahun 2019 Saleh Partaonan Daulay menyebutkan, bahwa pihaknya hanya menetapkan sembilan calon tuan rumah kongres dan batas akhir pelaksanaan kongres. Karena, nantinya DPP PAN yang akan memutuskan.

“Kita sudah menetapkan sembilan calon tuan rumah. Dari Sumatera ada Sumatera Utara, Sumatera barat, kemudian ada Lampung. Kemudian ada DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, ada Sulawesi Tenggara, ada Sulawesi Selatan, juga ada Kalimantan Selatan, dan ada juga Papua,” kata Saleh di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu 7 Desember 2019.

Sedangkan, untuk waktu pelaksanaan, Rakernas memberi batas waktu sampai 31 Maret 2020. Selain itu, untuk tanggal pasti penyelenggaraan kongres akan ditentukan lewat rapat di DPP PAN. [elz/cnn]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of