Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: dok. PKS)

harianpijar.com, JAKARTA – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut gejala nepotisme kembali muncul di Indonesia. Selain itu, gejala nepotisme yang hadir kembali di Indonesia merupakan suatu kemunduran bagi demokrasi.

Menurut Mardani, disarankan agar masyarakat belajar sejarah kembali karena semangat reformasi sendiri bertujuan untuk memerangi nepotisme.

“Cari yang merit sistem dan itu sangat baik,” kata Mardani di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.

Hal tersebut disampaikan Mardani saat menjawab pertanyaan wartawan tentang pandangan PKS atas majunya menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution dalam Pemilihan Wali Kota Medan 2020 mendatang.

Selanjutnya, ditegaskan Mardani, meski dirinya menyinggung gejala nepotisme. Namun, tidak keberatan jika  Bobby Nasution memutuskan maju dalam pemilihan Wali Kota Medan melalui PDIP.

Baca juga:   Begini Tanggapan Jokowi Soal Usulan Bertemu Prabowo Sebelum 22 Mei

Karena, semua warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kancah politik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kalau setiap orang punya hak untuk dipilih dan memilih. Selama tidak dalam syarat tidak boleh dipilih,” tegas Mardani.

“Saya tidak ingin judgment. Semua orang berhak, kalau sikap saya nepotisme itu adalah kemunduran bagi demokrasi Indonesia. Tapi setiap orang punya hak untuk maju gitu,” lanjutnya.

Sementara diketahui, Bobby Nasution mendaftarkan diri ke DPD PDIP Sumatera Utara, untuk maju dalam pemilihan Wali Kota Medan.

Baca juga:   Hasto: Ada Lima Pintu Rekrutmen Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Bahkan, Bobby juga mengaku telah mempersiapkan diri. Selain itu, sang mertua yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun tidak mempersoalkan keputusannya.

“Kalau masalah restu, pak Jokowi kan anak menantunya terserah mau jadi apa, mau ke bisnis birokrat, profesional, terserah. Contohnya dulu istri saya mau daftar CPNS tidak ada intervensi dari mertua saya. Jadi memang tidak pernah menekan,” kata Bobby di Kantor DPD PDIP Sumut, Medan, Selasa 3 Desember 2019.

Menurut Bobby, bahwa telah lama mempertimbangkan untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Medan. Selain itu, Bobby juga mengaku memahami persoalan-persoalan di ibu kota Sumut itu. [elz/cnn] 

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of