Kades Karang Pendeta Kab OKUS Terpilih, Disinyalir Lakukan Kecurangan

Kepala Desa Karang Pendeta, terpilih Sudirman bin Sarmawi dan surat pernyataan. (Foto:Istimewa/Redaksi)

harianpijar.com, MUARA DUA (OKUS) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Karang Pedeta Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, yang digelar pada Kamis 21 November 2019 menyisakan problem pelik, terkait beredarnya surat pernyataan dari calon kepala desa bernama Sudirman Bin Sarmawi yang beredar dimasyarakat.

Dalam surat pernyataan tersebut, Sudirman mengakui telah melakukan musyawarah dan mufakat dengan masyarakat Dusun V dan VI Desa Karang Pendeta, terkait pencalonan dirinya sebagai kepala desa.

Menurut Sudirman, bahwa dalam pencalonan dirinya sebagai kepala desa ini, berjanji akan membagikan Dana Desa, jika terpilih sebagai kepala desa nantinya. Selain itu, Sudirman juga berjanji akan membagikan Dana Desa tersebut setiap tahunnya kepada masyaratakat Dusun V dan VI Desa Karang Pendeta.

Bahkan, Sudirman juga bersedia di turunkan dari jabatan kepala desa, jika tidak memenuhi janji nya yang telah disepakati tersebut.

“Saya siap diturunkan dari jabatan kepala desa, jika tidak sesua janji yang telah dispekati,” kata Sudirman dalam surat pernyataannya, di Dusun Sipatuhu Desa Karang Pendeta, Rabu 20 November 2019 lalu.

Sementara diketahui, surat pernyataan yang di tandatangani di atas Materai 6000 oleh  Sudirman Bin Sarmawi sebagai calon kepala desa Karang Pendeta, pada Rabu 20 November 2019 atau satu hari sebelum pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades), juga di tandatangani beberapa orang saksi dan di juga oleh Ardiyan Gama,SH yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten OKU Selatan dari Partai Kebangkita Bangsa (PKB).

Ironisnya, surat pernyataan tersebut dibuat dalam suasana minggu tenang saat menjelang digelarnya pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara, menurut salah satu masyarakat di Desa Karang Pendeta yang tidak berkenan namanya disebutkan, meminta Pemerintah Kabupten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) menunda pelantikan kepala desa terpilih di Desa Karang Pendeta dan melakukan pemilihan ulang.

“Dengan adanya surat pernyataan calon kades itu, kami minta Pemkab menunda dan melakukan pemilihan ulang,” kata sumber tersebut yang merupakan tokoh masyarakat.

Namun, sampai berita ini diturunkan harianpijar.com belum berhasil mengkonfirmasi pejabat terkait mengenai pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Provinsi Sumatera Selatan itu. [elz]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar