Ace: Tidak Ada yang Seret Presiden Jokowi Dalam Perebutan Kursi Ketua Umum Golkar

ace-hasan-syadzily-2
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzil. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Politisi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan tidak ada pihak yang menarik Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke dalam perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024.

“Tidak ada yang menyeret Presiden Jokowi dalam kontestasi Calon Ketua Umum Partai Golkar menjelang Munas Partai Golkar bulan Desember 2019 ini,” kata Ace Hasan Syadzily, dalam keterangan tertulisanya, Minggu 24 November 2019.

Sementara, hal tersebut disampaikannya merespons pernyataan kandidat Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). Menurut Bambang, dirinya yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempercayakan proses pemilihan ketum Partai Golkar pada mekanisme yang berlaku di internal partai.

“Saya enggak ingin menarik Jokowi dalam urusan internal Partai Golkar, karena saya yakin dan percaya Jokowi akan menyerahkan sepenuhnnya pada mekanisme yang ada di Golkar,” kata Bambang Soesatyo, Jumat 22 November 2019 lalu.

Namun, Ace yang kerap menyuarakan kubu Airlangga ini, yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahu betul soal dinamika partai tersebut serta pihak mana saja yang menjaga komitmennya.

Baca juga:   Pengamat: Kalau Semua Partai Masuk ke Pemerintahan, Buat Apa Ada Pemilu?

“Kami yakin Presiden sangat mengetahui tentang dinamika yang terjadi dalam internal Partai Golkar, termasuk siapa-siapa yang telah membuat komitmen politik agar Partai Golkar solid, tidak ada kegaduhan dan tetap konsisten dalam Koalisi Pemerintah Jokowi,” ujar Ace.

“Beliau (Jokowi) mengetahui siapa yang membuat komitmen, termasuk komitmen Pak Bamsoet tidak akan maju menjadi caketum jika ditugaskan menjadi Ketua MPR RI. Karena itu, tegas sekali Presiden Jokowi agar menjaga komitmen,” lanjut Ace.

Sementara diketahui, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-55 di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu 6 Desember 2019 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan sebutan “top”.

Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyebut Golkar adalah tulang punggung pemerintah saat ini. Karena itu, diminta Partai Golkar tetap solid dan memegang komitmen seusai munas.

Baca juga:   Jokowi Cabut Lampiran Perpres Terkait Investasi Miras, MUI Apresiasi Keseriusan Pemerintah

“Golkar goncang sedikit, pemerintah ikut goncang sedikit,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat itu.

Sementara, ditegaskan Ace, bahwa pujian “top” dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat diartikan sebagai “sebuah sinyal bahwa Presiden sangat nyaman dengan Pak Airlangga”.

Sedangkan diketahui, Partai Golkar saat ini memiliki dua kandidat kuat untuk menduduki kursi Ketua Umum yang akan diperebutkan  di Munas pada Desember mendatang. Keduanya yakni, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Selain itu, hal tersebut didasari bukti, bahwa Bambang Soesatyo sudah resmi menyatakan diri untuk maju sebagai calon ketua umum. Sementara, kubu Airlangga menyinggung kesepakatan dengan Bambang saat memberikannya jalan mendapat kursi Ketua MPR. Yakni, mendukung pencalonan Airlangga, Bambang tidak akan maju di Munas, maupun tidak memicu kegaduhan.

Namun, kubu Bambang Soesatyo membantah komitmen yang diklaim kubu Airlangga tersebut dan mengaku hanya ingin meredakan tensi politik sementara saat itu. [elz/cnn]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar