Menteri BUMN Resmi Tunjuk Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina

Erick-Thohir
Erick Thohir. (foto: medcom/M Sholahadhin Azhar)

harianpijar.com, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Selain itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan segera menduduki kursi sebagai bos di BUMN sektor migas tersebut paling lambat pada Senin 24 November 2019.

Seperti dikutip dari Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 Pasal 27 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), komisaris diangkat dan diberhentikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Karena, menteri BUMN bertindak selaku RUPS, maka pengangkatan dan pemberhentian komisaris dilakukan oleh menteri.

“Anggota komisaris diangkat berdasarkan pertimbangan integritas, dedikasi, memahami masalah-masalah manajemen perusahaan yang berkaitan dengan salah satu fungsi manajemen, memiliki pengetahuan yang memadai di bidang usaha persero tersebut, serta dapat menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya,” tulis Pasal 28 UU BUMN.

Baca juga:   Politisi PKB: Komisi VI Minta Menteri BUMN Erick Thohir Evaluasi Semua BUMN

Sementara, terkait masa jabatannya ditetapkan selama lima tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan. Selain itu, dalam hal komisaris terdiri dari seorang anggota, salah seorang anggota komisaris diangkat sebagai komisaris utama.

Namun, anggota komisaris juga dapat diberhentikan sewaktu-waktu berdasarkan keputusan RUPS dengan menyebutkan alasannya.

Sedangkan, Pasal 31 UU BUMN menegaskan komisaris bertugas mengawasi direksi dalam menjalankan kepengurusan persero, serta memberikan nasehat kepada direksi.

Selanjutnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Komisaris Utama Pertamina setelah melalui penilaian Tim Penilai Akhir (TPA). Bahkan, menurutnya mantan Gubernur DKi Jakarta itu dipastikan menduduki kursi Komisaris Utama Pertamina pada hari ini atau paling lambat Senin 24 November 2019.

Baca juga:   Ini Cerita Irjen M Iriawan Selama Menjabat Kapolda Metro Jaya

“Pertamina bukan Tbk (perseroan terdaftar di bursa saham. Jadi, bisa disegerakan hari ini atau Senin,” kata Erick Thohir, Jumat 22 November 2019.

Ditegaskan Erick, bahwa mantan Guberbur DKI Jakarta itu akan didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin selaku Wakil Komisaris Utama.

Kemudian, Pertamina selain Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Budi Gunadi, juga akan memiliki direksi baru, yakni Emma Sri Martini selaku Direktur Keuangan Pertamina.

Diketahui, Emma Sri Martini akan menggantikan Pahala Nugraha Mansury yang akan hijrah ke PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. [elz/cnn]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar