Ade Armando: Fahira Idris Diduga Miliki Kedekatan dengan Rizieq Shihab

Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando dan anggota DPD asal daerah pemilihan DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando menduga anggota DPD asal daerah pemilihan DKI Jakarta Fahira Idris yang melaporkan dirinya ke Polisi, karena memiliki kedekatan dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Menurut Ade, kedekatan Fahira Idris dan Rizieq Shihab terlihat dalam pertemuan saat menjalankan ibadah umrah di Makkah.

“Ternyata jawabannya jelas, (Fahira baru) ketemu Rizieq Shihab di Makkah. Rizieq itu musuh saya, kalau mau cari alasan ya. Bayangin umrah ketemu Rizieq Shihab pengen bikin reuni 212. Ya sudahlah, sudah jelas kan,” kata Ade saat dikonfirmasi, di Mapolda Metro Jaya, Rabu 20 November 2019.

Lebih lanjut, Ade juga mengaku masih heran unggahan meme Joker Anies di akun Facebook pribadinya pada 31 Oktober 2019, justru segera dilaporkan oleh Fahira Idris ke Polda Metro Jaya. Selain itu, dirinya merasa Fahira Idris begitu membenci dirinya.

Baca juga:   Nilai Posisi Anies Terancam, PKB: Risma Akan Jadi Kandidat Terkuat Pilgub DKI

“Saya bertanya-tanya ini Fahira punya masalah apa sama saya? Sebenci itu dia,” ujar Ade.

Seperti sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris melaporkan akun Facebook atas nama Ade Armando ke Polda Metro Jaya.

Dilayangkannya surat laporan tersebut atas dugaan perubahan terhadap bentuk dokumen dan atau informasi elektronik pada foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diubah atau diedit menjadi foto tokoh fiksi Joker.

“Foto (yang diunggah) di Facebook-nya Ade Armando adalah foto Gubernur Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker,” kata Fahira di Polda Metro Jaya usai membuat laporan polisi, Jumat 1 November 2019 malam.

Baca juga:   Ingatkan PSI Tak Asal Serang Anies, NasDem: Kritik Perlu tapi Bukan Benci

Fahira juga menegaskan, tidak hanya itu, namun foto Anies Baswedan tersebut juga disertai tulisan yang diduga mencemarkan nama baik Anies Baswedan.

“Foto itu juga diunggah dengan kata-kata atau narasi yang mengarah pada pencemaran nama baik yakni ‘Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat’,” tegas Fahira menirukan tulisan dalam unggahan tersebut.

Diketahui, laporan tersebut telah terdaftar dalam nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019. Selain itu, dalam laporan itu, Ade disangkakan terkait larangan mengubah terhadap bentuk dokumen elektronik dan atau informasi elektronik yang tertuang pada Pasal 32 ayat 1 jo Pasal 48 ayat 1 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). [elz/rep]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar