AHY: Publik Diminta Beri Kesempatan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin Untuk Bekerja

Agus-Harimurti-Yudhoyono-AHY
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

harianpijar.com, JAKARTA – Politisi Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak publik untuk¬† memberikan kesempatan kepada Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) – KH Ma’ruf Amin beserta Kabinet Indonesia Maju untuk mulai bekerja.

“Yang jelas kita harus memberikan kesempatan kepada pemimpin dan pemerintahan kita yang baru saja dibentuk, belum juga 100 hari,” kata Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Selasa 19 November 2019 kemarin.

Menurut AHY, tidak fair jika publik langsung memberikan penilaian-penilaian tertentu sementara pemerintahan baru saja berjalan.

Baca juga:   Hasil Survei Litbang Kompas Sebut 52,5% Publik Tak Puas Kinerja Jokowi, PDIP Bilang Begini

“Saya ingin kita memberikan ruang kesempatan kepada semua yang duduk di kabinet, mudah-mudahan mereka sukses menjalankan tugasnya, kalau sukses dan kabinet ini solid tentu yang merasakan manfaatnya adalah rakyat kita sendiri,” ujar AHY.

Ditegaskan AHY, bagi Partai Demokrat meski memberikan kesempatan bagi pemerintahan bekerja, namun hal itu tidak membuat Demokrasi kehilangan sisi kritisnya.

“Tentu kami juga tidak akan sungkan untuk memberikan kritik yang membangun, cerdas dan konstruktif, bukankah itu yang harus terjadi dalam sebuah demokrasi,” tegasnya.

Baca juga:   Kabinet Terbentuk, Gus Yaqut: Presiden Jokowi Serius Tangani Radikalisme

Selanjutnya, AHY juga menjelaskan, posisi politik Demokrat klir tidak berada dalam pemerintahan bersama partai koalisi, serta juga tidak berada di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

“Demokrat klir, hari ini realitas-realitas politiknya Demokrat tidak berada dalam pemerintahan dan kami tentunya juga ingin terus mengedepankan semangat untuk bisa memajukan negeri ini, sinergi dan kolaborasi dengan siapapun,” jelas putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. [elz/ant]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar