Soal Serangan Teror, Pengamat: Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat terorisme dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki Mubarak. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Pengamat terorisme dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki Mubarak minta peningkatan perlindungan terhadap personel kepolisian yang sedang bertugas dari aksi terorisme. Selain itu, salah satu perlindungan bisa berupa peningakatan pemahaman terhadap pemberantasan terorisme.

“Memang harus lebih banyak berikan bekal ke polisi. Bukan hanya polisi di kota saja, tapi juga di daerah pinggiran,” kata Zaki saat dikonfirmasi, di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 16 November 2019.

Menurut Zaki, bentuk perlindungan lainnya yakni penggunaan pakaian khusus demi menghindari serangan fisik di lapangan.

Baca juga:   Di Sulteng, Berencana Serang Polisi dan Objek Vital Sembilan Terduga Teroris Ditangkap

“Kemudian, untuk personel yang sering bertugas di lapangan, sebaiknya diberikan pakaian khusus semacam baju pengaman untuk menghindari serangan fisik atau ledakan,” ujar Zaki.

“Pakaian khusus ini sebelumnya pernah diwacanakan oleh Pak Tito Karnavian saat beliau menjabat Kapolri. Tetapi sekarang tidak tahu kelanjutannya seperti apa,” lanjutnya.

Ditegaskan Zaki, berdasarkan temuan data bahwa sekitar 70 persen serangan teroris yang terjadi sejak 2010 sampai saat ini, menyasar kantor polisi dan personel polisi. Bahkan, kondisi ini menunjukkan perubahan yang sangat signifikan.

Sementara sebelumnya, pada awal 2000 an hingga 2010 yang disasar oleh teroris adalah simbol-simbol barat, misalnya Hotel JW Mariott, Hotel Ritz Carlton, Gereja dan tempat wisata yang sering dikunjungi ekspatriat.

Baca juga:   Punya Ribuan Butir Obat Terlarang, Perempuan Asal Tanalili Diringkus Polisi

“Tapi setelah 2010 semua berubah. Yang disasar adalah aparat kepolisian sebab dianggap musuh yang menghalangi tindakan jihad mereka. Mereka menyasar semua polisi, utamanya pos-pos polisi di pinggir jalan, ” tegas Zaki.

“Dalam hal ini, sebaiknya polisi melakukan komunikasi yang lebih baik dalam menangani teroris. Kalau tidak sasaran penyerangan kepada kepolisian terus berlangsung,” tandasnya.[elz/kom] 

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar