Sohibul Iman: PKS Tidak Khawatir Kadernya Dibajak Partai Gelora

Sohibul-Iman
Sohibul Iman. (foto: detik/Lisye)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyenut tidak khawatir kader-kadernya digaet oleh Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, sebuah partai baru yang didirikan oleh sejumlah mantan elite PKS.

“Kami sih enggak ada yang apa istilahnya, itu, mengkhawatirkan. Enggak ada itu,” kata Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat 15 November 2019.

Selanjutnya, Sohibul tidak menampik jika Partai Gelora berusaha mencari ceruk suara dari basis pemilih PKS maupun partai lainnya, dengan cara menggaet mantan kader parpol lain. Bahkan, basis suara PKS dan partai lain juga bisa terancam.

Namun, Sohibul Iman enggan mempersoalkan itu. Karena, upaya menggaet kader partai lain semata hanya sebagai dinamika politik.

Ditegaskan Sohibul, PKS tidak mengeluarkan imbauan atau instruksi khusus bagi para kader-kadernya untuk tidak membelot ke partai lain. Bahkan, diyakini kader PKS sudah sangat memahami dan dewasa dalam melihat situasi dan kondisi perpolitikan tanah air saat ini.

Baca juga:   Fahri Hamzah Geram Dengar Isu Din Syamsuddin Masuk dalam Daftar Terorisme Dunia

“Itu [Partai Gelora] bukan sebuah hal yang besar lah buat kami, itu hak warga negara itu aja,” tegas Sohibul.

Selanjutnya, Sohibul juga enggan merespons pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah yang menilai para pimpinan PKS memiliki budaya politik yang feodal dan absolut. Menurut Fahri para pimpinan PKS tak memiliki persepsi seperti demikian.

“Ya silakan punya persepsi itu silahkan. Tapi kalau kami tak mau punya persepsi seperti itu,” tandas Sohibul.

Diketahui, Partai Gelora didirikan oleh sejumlah eks politikus PKS. Mereka diantaranya mantan Presiden PKS Anis Matta, Fahri Hamzah dan Mahfudz Siddiq.

Kemudian, anggota Majelis Syuro PKS Triwisaksana ikut menyeberang ke gerbong Partai Gelora. Bahkan,  Triwisaksana mengaku sudah mengundurkan diri dari PKS sejak 9 November 2019 lalu usai terdaftar sebagai pendiri Partai Gelora.

Baca juga:   Priyo: Partai Berkarya Tidak Ingin PKS Berjuang Sendiri Sebagai Oposisi

Sementara, sehari sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS Bidang Wilayah Tifatul Sembiring mengingatkan Partai Gelora agar tidak menggaet tokoh-tokoh dengan membajak kader partai lain.

Ditegaskan Tifatul, lebih elok membuat partai baru dengan tokoh-tokoh baru, bukan merekrut kader partai lain. Selain itu, Tifatul mencontohkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melahirkan tokoh-tokoh baru sejak berdiri pada 2014.

“Buat yang baru seperti PSI misalkan, kan fair. Ide-ide baru, tokoh-tokohnya baru, ya monggo silakan orang bebas kok berdemokrasi,” kata Tifatul saat ditemui pada Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 14 November 2019 baru lalu. [elz/cnn]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar