Jubir Presiden Jawab FPI Soal Rezim Langgar HAM Serius Terhadap Rizieq Shihab

Juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman. (Foto:Google).

harianpijar.com, JAKARTA – Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman menanggapi ucapan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis, terkait pencekalan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab, sebagai pelanggaran HAM serius oleh rezim.

“Intinya begini deh, pemerintah itu ingin menegakkan hukum setegak-tegaknya. Jadi segala sesuatu yang terkait pelanggaran hukum pasti akan diarahkan kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap proses penegakan hukum,” kata Fadjroel di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 12 November 2019.

Baca juga:   Polda Metro Jaya: Penyidik Akan Panggil Lagi Rizieq Shihab Usai Sidang Vonis Ahok

Menurut Fadjroel, dirinya enggan menanggapi pertanyaan terkait Rizieq Shihab. Karena, Menko Polhukam Mahfud MD sudah memastikan Indonesia tidak mencekal Rizieq Shihab.

Sementara sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) menilai pemerintah acuh tak acuh terhadap permasalahan Rizieq Shihab. Bahkan, menurut FPI setiap warga negara Indonesia wajib mendapat perlindungan hak asasi. Selain itu, FPI juga menyinggung keseriusan pemerintah menyelesaikan ‘pencekalan’ pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

“Jadi, setelah apa yang tadi dipaparkan Habib Hanif tentang proses pencekalan dan bukti-bukti ini, bukti surat pencekalannya, dari sini bisa kita lihat adalah bahwa sikap diam ataupun acuh tak acuh rezim ini terhadap status Habib Rizieq ini sebagai warga negara Indonesia ini adalah pelanggaran HAM serius,” kata Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis saat konferensi pers di DPP FPI, Jalan Petamburan III Gang Paksi, Tanah Abang, Jakarta, Senin 11 Noveber 2019. [elz/det]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar