Rizieq-Shihab
Rizieq Shihab. (foto: AFP/POOL/RAISAN AL FARISI)

harianpijar.com, JAKARTA – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menunjukkan bukti dan mengklaim sebagai surat pencekalan dari pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, surat pencekalan tersebut ditunjukkan melalui siaran video yang ditayangkan di akun Youtube Font TV dalam sesi Sambutan Rizieq Shihab pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW DPP FPI 8 November 2019 lalu.

Menurut Rizieq, surat pencekalan tersebut membuat dirinya tidak bisa pulang ke Indonesia. Bahkan, menurutnya pencekalannya tidak berkaitan dengan kasus pidana apapun.

“Saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan,” kata Rizieq Shihab dalam video YouTube Front TV yang diakses, Minggu 10 November 2019.

Baca juga:   Polda Jabar: Rizieq Shihab Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Pancasila

Selanjutnya, Rizieq menunjukkan dua lembar salinan lampiran yang diklaimnya sebagai surat pencekalan. Selain itu, menurutnya pemerintah Arab Saudi setiap saat siap mencabut pencekalan jika ada jaminan resmi dari pemerintah Indonesia.

“Jadi kedua surat ini merupakan bukti nyata, ril autentik, kalau saya memang dicekal oleh pemerintah Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia,” ungkap Rizieq.

Sementara, menurut juru bicara FPI Slamet Maarif, pihaknya saat ini tengah berembuk menindaklanjuti nasib pimpinan Front Pembela Islam (FPI) yang terkatung-katung di Arab Saudi demi memuluskan kepulangannya ke Indonesia.

Baca juga:   Wakapolda Metro: Polisi Siap Bubarkan Massa FPI Yang Hendak Konvoi Takbir Keliling

“Sedang kami bahas,” kata Slamet dalam menanggapi pernyataan Rizieq Shihab dalam video tersebut.

Kemudian, Rizieq Shihab dalam video tersebut mengharapkan publik tidak mengasumsikan keberadaannya di Arab Saudi karena masih ketakutan untuk pulang. Karena, justru ada orang berkepentingan di balik pencekalan yang resah dengan kepulangannya.

“Bukan saya yang takut untuk pulang, tapi ada pihak yang takut saya pulang, mereka takut kalau saya pulang mereka tidak bisa curang dalam pemilu, mereka tidak bisa melakukan aneka ragam dalam pemilu, mereka takut saya ini jadi ancaman untuk kemenangan mereka,” kata Rizieq Shihab dalam videonya. [elz/cnn]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of