Hasto-Kristiyanto
Hasto Kristiyanto. (foto: era/Wardhany)

harianpijar.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto merespon manuver politik Partai NasDem dengan mengingatkan seluruh parpol koalisi untuk konsisten di dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Bahkan, konsistensi juga sangat penting dijalankan oleh parpol oposisi.

“Konsistensi di dalam menjalankan posisi politik di dalam koalisi ataupun berada di luar pemerintahan itu juga sangat penting,” kata Hasto di Gedung ANRI, Jakarta, Jumat 8 November 2019.

Sementara diketahui, Partai NasDem mendapat sorotan setelah menggelar pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berada di luar pemerintahan. Selain itu, pertemuan antara Ketua Umum NasDem, Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman berlangsung di Kantor DPP PKS, Rabu 30 Oktober 2019 lalu.

Usai pertemuan Surya Paloh menyatakan, kedua pihak tidak membahas Pemilu 2024. Namun, pertemuan itu mendapat sindiran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga:   Sandiaga Uno Tegaskan Tetap Setia Kawal Pembangunan sebagai Oposisi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pidato di HUT ke-55 Partai Golkar, Rabu lalu menyebut wajah Surya Paloh lebih cerah setelah bertemu Sohibul. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengaku tidak pernah mendapat pelukan se-erat yang dilakukan Surya Paloh kepada Sohibul Iman.

“Tidak pernah saya dirangkul oleh Bang Surya se-erat dengan Pak Sohibul Iman,” kata Presiden Jokow Widod (Jokowi) yang disambut tawa para tamu undangan.

Selanjutnya, Partai NasDem juga berencana menggelar pertemuan dengan partai lain di luar pemerintahan, yakni Partai Amanat Nasional. Sebelumnya, Paloh Paloh menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Sementara, Hasto enggan mengomentari lebih jauh soal langkah politik Parta NasDem, termasuk keputusan NasDem mengundang Anies Baswedan hadir dalam Kongres partai pada 8-11 November di Jakarta.

Baca juga:   Megawati Hadiri Makan Malam dan Pertemuan Dengan Barack Obama

Ditegaskan Hasto, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menilai pertemuan antar pimpinan itu hal biasa di tengah tradisi demokrasi Indonesia. Karena, dasar itu dirinya tidak sependapat dengan pandangan sejumlah pihak yang menilai Partai NasDem kian menjauh dari koalisi pemerintah.

“Jadi tidak ada yang menjauh, tidak ada yang mendekat. Setiap partai punya posisi masing-masing dan kami menghormati itu,” tegas Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menjelaskan, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akan hadir pada Kongres II Partai NasDem hari ini.

Namun, Hasto enggan merinci kapan Megawati akan datang dalam acara itu. Karena, Megawati sendiri masih berada di Jepang.

“Akan datang,” jelas Hasto Kristianto. [elz/cnn]

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of