Pengamat: Surya Paloh Dapat Tugas Khusus Merangkul PKS, Agar Tidak Keras Jadi Oposisi

Surya-Sohibul
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera PKS Sohibul Iman.

harianpijar.com, JAKARTA – Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an menyebut sowannya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh Cs ke Kantor DPP PKS masih hangat menjadi perbincangan berbagai kalangan. Bahkan, manuver Surya Paloh disebut salah satu cara untuk mendinginkan suasana politik.

Selain itu, ditegaskan Ali Rif’an, sowannya Surya Paloh Cs ke PKS merupakan tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bertujuan untuk merangkul PKS agar tidak terlalu keras memerankan fungsi oposisi ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca juga:   Andre Usul Jokowi Berkantor di Papua, Andi Arief: Kader Demokrat Jangan Tiru

“Safari lintas partai itu ditugaskan Jokowi untuk merangsul PKS supaya tidak keras jadi oposisi,” kata Ali Rif’an di Jakarta, Minggu 3 November 2019.

Menurut Ali, manuver Surya Paloh juga sebagai respons atas ketidakpastian koalisi pemerintahan Jokowi. Apalagi, pasca jamuan politik Megawati Soekarnoputri yang menerima hangat Prabowo Subianto telah mengubah peta politik koalisi awal pendukung Jokowi-Maruf Amin.

“Memang bagian dari cara NasDem merespons ketidakpasan ke koalisi, termasuk merespon jamuan nasi goreng Mega-Prabowo,” ujar Ali.

Baca juga:   Tahu Diri, PSI Tak Akan Ajukan Nama Menteri ke Jokowi

Sementara diketahui, Presiden Joko Widodo *Jokowi) dalam pemerintahan di periode keduanya, memilih tiga kader Partai NasDem sebagai pembantunya. Mereka diantaranya, yakni Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Menkominfo Johnny G. Plate.

Sedangkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dinilai banyak kalangan gerah terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), karena gagal mempertahankan jatah jabatan Jaksa Agung. Bahkan, Megawati disebut-sebut tidak terima kalau Partai NasDem harus mendapatkan jatah Jaksa Agung. [elz/rmol]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar