Hasto: Kolaborasi KIK Dengan Gerindra Perkuat Stabilitas Politik

Hasto-Kristiyanto
Hasto Kristiyanto. (foto: era/Wardhany)

harianpijar.com, JAKARTA – Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut adanya kolaborasi Koalisi Indoneaia Kerja (KIK) plus Partai Gerindra telah menciptakan stabilitas kinerja dalam parlemen.  Bahkan, kerja sama itu telah menjadi basis kekuatan signifikan di parlemen.

“Stabilitas politik menguat, dan konsentrasi utama kami saat ini adalah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin,” kata Hasto dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu 2 November 2019.

Menurut Hasto, kerjasama antara PDIP dan Partai Gerinda terjadi setelah rekonsiliasi dan pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Selanjutnya, rekonsikiasi dilanjutkan dengan pertemuan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca juga:   Begini Kata Hashim Soal Prabowo Siap Gabung Pemerintah jika Diminta Jokowi

Dikatakan Hasto, PDIP tidak memiliki manuver politik lain. Selain itu, partainya hanya akan melakukan manuver politik untuk memastikan pemerintahan bekerja dengan baik untuk rakyat.

Selanjutnya, guna mendukung efektivitas pemerintahan itu maka PDIP terus memantapkan konsolidasinya di tengah rakyat.

“Gerak politik PDIP tunggal, berfokus pada gerak turun ke bawah, menyatu dengan rakyat. Hal ini penting, sebab gerak politik terbaik adalah gerak di tengah rakyat, bukan gerak di elite politik, mengingat pemerintahan telah terbentuk lengkap,” ujar Hasto.

Hasto juga menegaskan, PDIP tidak hanya melakukan pendidikan politik dalam menyatu dengan kehidupan rakyat. Bahkan, fungsi partai di dalam menjadikan aspirasi rakyat menjadi kebijakan politik sangatlah penting.

Baca juga:   Ini Kriteria Calon Menteri Jokowi di Periode Mendatang

Selain itu, PDIP terus mempraktekkan ekonomi gotong royong melalui kegiatan pertanian untuk rakyat, peternakan, koperasi, mengolahragakan masyarakat, dan berbagai bentuk kegiatan kebudayaan dengan ciri nasionalisme yang sangat kental.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pembentukan Kabinet Indonesia Maju. Dikatakan Hasto, usai dilantiknya para menteri dan wakil menteri maka konsolidasi ideologi, politik, hukum dan pemerintahan telah berjalan baik dan praktis tidak menimbulkan gejolak politik sebagaimana terjadi pada tahun 2014 yang lalu. [elz/rep]

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar