Kombes-Suyudi-Ario-Seto
Kombes Suyudi Ario Seto. (foto: dok. poskotanews)

harianpijar.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya mengatakan Abdul Basith berencana meledakkan bom ikan di beberapa titik di wilayah Jakarta. Tersangka yang diduga merancang kerusuhan di Aksi Mujahid 212 itu disebut ingin menggagalkan pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto, ada titik-titik di wilayah DKI Jakarta yang dirancang akan diledakkan menggunakan bom ikan berisi paku-paku. Sebagian besar titik itu berada di wilayah Jakarta Barat.

“Mereka berencana akan meledakkan bom-bom tersebut di sepanjang Grogol sampai dengan Roxy (Jakarta Barat),” ujar Suyudi Ario Seto kepada detik, Selasa, 8 Oktober 2019.

Baca juga:   Sidang Ahok Ke-17 Hari Ini, Rizieq Dalam Ceramahnya: Jika Demonstrasi Tidak Mempan, Siapa Tahu Ahok Disambar Geledek

Kendati demikian, Suyudi Ario Seto tak ingin mengungkapkan secara rinci titik-titik persis bom itu akan diletakkan oleh Abdul Basith cs. Dirinya juga membantah jika dikatakan komplotan itu merencanakan pengeboman di 9 titik.

“Titiknya tidak spesifik seperti itu,” ucapnya.

Lebih lanjut Suyudi Ario Seto mengatakan, setelah pihaknya menginterogasi para tersangka, termasuk Abdul Basith, mereka berencana membuat kerusuhan dengan maksud menurunkan Jokowi. Mereka juga ingin menggagalkan pelantikan presiden terpilih.

Baca juga:   Soal Makar, Polda Metro Jaya Periksa Pengelola Perusahaan Otobus NPM

“(Tujuan mereka) menurunkan presiden dengan isu karhutla dan revisi UU KPK dan terakhir target utama mereka membatalkan pelantikan presiden,” kata Suyudi Ario Seto.

Sebagaimana diketahui, Abdul Basith ditangkap di rumahnya di kawasan Tangerang pada Jumat, 27 September 2019. Dirinya diduga merencanakan kerusuhan di Aksi Mujahid 212 di Jakarta pada Sabtu, 28 September 2019.

Selain Abdul Basith, pihak kepolisian juga menangkap 8 tersangka lain, salah satunya pensiunan TNI AL Sony Santoso. Mereka saat ini sudah ditahan polisi. (nuch/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar